Film Komunitas

Janger Kolok

Sutradara : Putu Satria Kusuma

Di desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan Buleleng terdapat cukup banyak warga tuli bisu (kolok). Semula mata pencaharian mereka hanya bertani, buruh dan penggali kubur. Namun berkat Made Nedeng, seniman setempat, warga kolok tersebut membentuk serta mengembangkan perkumpulan seni Janger Kolok. Selain berpentas ke berbagai tempat, para seniman ini berharap kesenian Janger Kolok dapat terus lestari. Gerakan mereka lucu, suara yang mereka hasilkan juga unik. Sehingga, meski bisu, para penari janger itu bisa menampilkan atraksi yang indah sekaligus menggemaskan.

——————————————————————————————————————–

Ada Gerakan Yang Membuat Kita Resah 

Sutradara : Putu Kusuma Widjaja

Seorang ayah mencarikan pekerjaan buat anaknya untuk menjadi guru dengan membayar kepada seorang makelar pekerjaan di tengah kegelisahan para lulusan universitas mendapatkan pekerjaan layak sesuai dengan bidangnya. Beberapa mahasiswa sebuah universitas berjuang membersihkan kawasan dari sampah yang dibuang sembarangan.

———————————————————————————————————————

Liku

Karya Koes Yuliadi. Menampilkan Wayan Tika, Vina Permatasari, Edi Sutadi, Reza, Amaludin, Nyoman Tjandri, DewaYu, Roci Marciano, Bagus,serta Philip Bowo. Penulis naskah: Koes Yuliadi. Bahasa Indonesia. 2012. Drama. 90 menit. Semua umur.

film likuPutu dikenal seabgai pemain Liku dalam Arja Muani. Ia menceritakan gadis Jawa yang mencari tunangannya ke Bali. Armayani tak ubahnya Galuh yang melintasi ruang dengan berani untuk menjemput kekasihnya. Sang kekasih nan gagah layaknya Panji, menerima dengan ramah. Namun sepertinya, Rusdi, kekasihnya, bukan lagi lelaki yang dikenal Armayani. Rusdi tak lagi punya hasrat terhadap tubuh wanita. Armayani kecewa. Ia akhirnya melakukan perjalanan kembali. Pada suatu kesempatan ia terjebak birahi dengan lelaki yang bukan pilihannya, Sahlan.

Armayani mengandung. Sahlan yang menghamilinya berkeinginan melenyapkan bayi dan sekaligus tubuh Armayani. Rusdi mendekat dengan sayang saat Armayani mengadu disisinya. Rusdi rela menikahi Aryani untuk bayi yang dikandung dan cintanya pada

kehidupan. Di akhir cerita ada tembang Putu yang bahagia tetapi juga pilu. Sahlan dikisahkan terbunuh dalam perkelahian adat dengan sesame kawan. Adakah Armayani bisa menerima Rusdi sebagai suaminya?

————————————————————————————————————–

Purnama di Pesisir

Karya Chairun Nissa. Menampilkan Desca Intan, Nce Bagus Hartono, Sutisna ‘boy”, dan Jean. Penulis Naskah: Damas Cendekia.

Film Indie Dokumenter dan Cerita. 2009. Drama. 17 menit. Semua umur.                                        

image001‘Purnama di Pesisir’ merupakan karya Chairun Nissa, sineas muda kelahiran Jakarta, 3 Desember 1984, berdurasi 16 menit. Film ini mengisahkan peristiwa penggusuran lahan di pesisir pantai Cilincing, Jakarta , yang  juga menjadi tempat mukim seorang anak perempuan yatim piatu. Film ini juga didukung Maria Nunik sebagai penata artistik dan Laili Handayani selaku produser.

Film ini meraih penghargaan Nominee Film Pendek Terbaik Festival Film Indonesia (2009), Official Selection 39th International Film Festival Rotterdam (2010), Official Selection 5th Indonesian Film Festival di Melbourne dan Sydney (2010), serta Penghargaan Special Mention for Short Film 9th Roma Independent Film Festival (2010).

————————————————————————————————————-

Tarian Bumi

 Sutradara : Rai Pendet, Penulis Naskah : Felichyta Yuliarti.

Pemain : Irma Novitasari, Sukma Tresyandari , Vania Thalitha Agregati , Bagus Bang Sada , Ayu Karisma , Sang Ayu Putu Tirtawati , Wayan Suratni , Putu Gede Purnawan

Genre : Film cerita, durasi : 30 menit, semua umur

image001 Jero Kenanga yang dulu bernama Luh Sekar adalah istri Ida Bagus Ngurah Pidada. Gelar sebagai Jero diperolehnya dengan susah payah lantaran Luh Sekar demi keluar dari himpitan kemiskinan yang dialaminya sejak kecil. Jalan yang ia tempuh demi mendapatkan kedudukan di griya tidaklah mudah. Perjuanganya dimulai ketika menjadi penari untuk membuktikan pada semua orang bahwa kasta sudra juga bisa menari layaknya seorang keturunan brahmana. Akhirnya Luh Sekar menikah dengan Ida Bagus Pidada dan bergelar Iero Kenanga. Pernikahan Jero Kenanga dan Ida Bagus Ngurah Pidada menghasilkan seorang anak perempuan benama Ida Ayu Telaga Pidada atau yang dikenal dengan Telaga.

Dalam perjalanan hidupnya menjadi seorang perempuan bangswan sejati Telaga ditempa berbagai pengalaman dan peristiwa. Wayan Sasmitha dari kasta sudra sekaligus seorang pelukis jatuh cinta kepada Telaga, begitupula sebaliknya. Di sisi lain adik Wayan, Luh Sadri, sangat iri kepada Telaga yang dikagumi banyak pria. Telaga akhirnya menikah karena hamil 5 bulan dengan Wayan dan berani mengambil resiko meninggalkan segala kemewahan yang selama ini dia miliki. Wayan pun meninggal di suatu pagi tanpa ada yang tahu apa penyebabnya. Luh Sadri yang masih menyimpan dendam pada Telaga, meminta Luh Gubreg, ibu Wayan untuk mengusir Telaga karena diduga membawa sial. Hal itu didengar oleh Telaga tetapi Luh Gubreg mengambil keputusan yang bijak dengan menyuruh Telaga agar mengadakan upacara patiwangi untuk minta izin kepada leluhurnya menanggalkan kebangsawanannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s