Sinema Bentara “KISAH KELUARGA DAN PERSAHABATAN “

Sabtu-Minggu, 18-19 Januari 2020, pukul 18.30 WITA

Selaras program pameran “Japanese Design Today 100 renewal version”  kerja sama The Japan Foundation dengan Bentara Budaya Bali, agenda Sinema Bentara kali ini secara khusus akan menayangkan film-film terpilih dari Jepang peraih berbagai penghargaan internasional.

SHODO GIRLS!! (Watashi tachi no koshien)

Merujuk tajuk “Kisah Keluarga dan Persahabatan”, film-film yang akan diputar kali ini mengetengahkan cerita seputar kehangatan dalam keluarga dan persahabatan, berikut pernak-pernik kehidupannya. Semisal dalam film Nonchan Noriben tentang pengharapan dan perjuangan seorang ibu yang memulai kehidupan baru bersama putri semata wayangnya.

NORIBEN – The Recipe of Fortune (Nonchan noriben)

Atau bagaimana sekelompok siswa di sekolah menengah berjuang merevitalisasi kota mereka di tengah resesi yang melanda digambarkan secara apik lewat film Watashi Tachi No Koshien arahan sutradara Ruichi Inomata. Perjuangan penuh tantangan juga mengemuka dalam film Happy Flight, di mana para awak pesawat no.1980 dari Jepang menuju Honolulu harus kembali ke pangkalan sesaat setelah lepas landas karena kegagalan teknis.

Sinopsis film:

NORIBEN – The Recipe of Fortune (Nonchan noriben)

(Jepang, 2009, Durasi: 107 menit, Sutradara: Akira Ogata)

Komaki dibesarkan di Tokyo, ia merasa cukup dengan kegagalan suaminya novelis Noritomo dan memutuskan untuk membawa putrinya Noriko ke rumah ibunya. Ia ingin memulai sesuatu yang benar-benar baru, ia berangkat penuh harapan untuk menemukan pekerjaan — tetapi hanya ada penolakan. Setelah “noriben” yang ia bungkus untuk makan siang Noriko menjadi hit besar di taman kanak-kanak, ia memutuskan untuk membuka toko “bento” sendiri yang menawarkan makanan murah yang baik. Film ini mendapatkan International Premiere di Hawaii International Film Festival 2009 serta diputar pada Festival Nippon Connection ke-13 tahun 2013.

SHODO GIRLS!! (Watashi tachi no koshien)

(Jepang, 2010, Durasi: 120 menit, Sutradara: Ruichi Inomata)

Sebuah film berdasarkan kisah nyata tentang siswa sekolah menengah di Ehime yang menggelar turnamen kinerja ‘shodo’ (kaligrafi) untuk merevitalisasi kota mereka. Kota Shikokuchuo Ehime adalah daerah terkemuka di Jepang dalam produksi kertas tetapi resesi melanda dan toko perbelanjaan tidak lagi sibuk dengan pelanggan.

Film ini ditayangkan pada Pasar Cannes 2010, sebuah acara yang berjalan secara bersamaan dengan Festival Film Cannes, serta Hawaii International Film Festival 2010, dan meraih penghargaan Best New Artist pada Hochi Film Awards 2010 dan “Best Newcomer” pada Blue Ribbon Awards 2010

Happy Flight

(Jepang, 2008, Durasi: 103 menit, Sutradara: Shinobu Yaguchi)

Kisah ini terjadi di atas pesawat No.1980 menuju Honolulu dari Jepang. Bagi Suzuki Kazuhiro, co-pilot, penerbangan ini adalah ujian terakhir bagi promosinya untuk menjadi kapten. Untuk Saito Etsuko, petugas kabin yang baru direkrut, ini adalah debutnya yang mengesankan di penerbangan internasional. Namun, pesawat menabrak burung segera setelah lepas landas dan pesawat terpaksa kembali ke Jepang karena kegagalan teknis. Kemudian mereka dihadapkan dengan tantangan lain – kondisi pendaratan yang sulit karena topan yang mendekat. Mereka berhasil mengatasi tantangan dengan bantuan instruksi yang dikeluarkan oleh pusat kendali operasi di lapangan. Awak muda dalam pekerjaan terkait penerbangan tumbuh dalam pengalaman setelah penerbangan yang pahit namun memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s