Pertunjukan Musikal dan Diskusi Alih Kreasi “PUISI, EKSPRESI, DAN RASA CINTA”

Sabtu, 17 Agustus 2019, pukul 19.00 WITA

Duo remaja Alien Child menerima tantangan sastrawan dan jurnalis Putu Fajar Arcana lewat puisi “Imajinasi Senja”. Aya dan Laras, kakak beradik yang penuh talenta, kemudian menggubah puisi itu menjadi sebuah lagu berjenis folk, lagu yang berbeda dengan jenis-jenis lagu yang mereka gubah selama ini. Tantangan terhadap remaja ini, tak berhenti di situ. Sutradara dan aktris kenamaan Happy Salma, kemudian menantang mereka membuat video klip bersama sebagai respons terhadap puisi karya Putu Fajar Arcana.

Sampai di situ, puisi telah melampaui dua flatform media: lagu dan video. Penggubahan karya sastra ke dalam beberapa flatform berbeda ( alih kreasi/alih media) memang sudah sejak lama menjadi semacam ekspresi, yang membuat kehadiran karya semakin kaya. Setidaknya, puisi menjadi lebih dekat dan “dikonsumsi” secara lebih “light” oleh para pembaca, dan kemudian juga pemirsanya. Aya dan Laras, merasa pekerjaan menggubah puisi menjadi lagu dan kemudian menjadi video, ibarat menantang mereka sampai ke batas paling jauh dari kemampuan bermusik mereka selama ini. Sebagai remaja, mereka ingin menantang diri mereka justru untuk terus mengembangkan diri. Bukan untuk menjadi populer, namun memberi diri mereka gizi menekuni musik.

Bagi mereka inilah modal besar yang dimiliki anak muda masa kini, terutama untuk  terus berproses menjadi bangsa Indonesia dalam pengertian sesungguhnya. Bukan kebetulan jika lagu dan video ini dirilis pada 17 Agustus 2019, tepat di Hari Kemerdekaan RI ke-74. Hari ini dipilih sebagai jawaban atas pertanyaan, apa peran anak muda dalam pembangunan bangsa pada masa kontemporer?

Dalam Timbang Pandang atau diskusi kali ini selain dibincangkan upaya-upaya alih kreasi/media berikut tantangan dan kemungkinannya, akan ditayangkan juga Video Clip Imajinasi Senja arahan Happy Salma, Pembacaan Puisi oleh Jais Darga dan juga pertunjukan musikal yang berangkat dari puisi tersebut.

Upaya alih media dari puisi atau dari satu bidang seni ke bidang seni lainnya sudah berulang diadakan di Bentara Budaya Bali, yang semangat kuratorialnya antara lain memang mendorong lahirnya kolaborasi lintas batas guna melahirkan karya unggul sekaligus menjangkau khalayak lebih luas dan tidak terbatas pada ragam seni tertentu, semisal Pentas Puisi Bentara (2010) menghadirkan duet Ari Reda, Jogja HipHop Foundation, Kelompok Sasi Wimba, Kampung Seni Banyuning; Diskusi Film Alih Kreasi “Rectoverso” (2013); Diskusi & Pentas Alih Kreasi Cerpen “Rumah Kenangan” Sthiraprana Duarsa (2014); Diskusi Alih Kreasi Puisi Fotografi Ida Bagus Darmasuta (2014) dll.

Jero Happy Salma Wanasari, atau yang punya nama asli Happy Salma lahir di Sukabumi pada tanggal 4 Januari 1980. Happy dikenal sebagai model, sebelum kemudian menjadi aktris sinetron, bintang layar lebar, teater dan presenter TV. Berita terkini Happy pernah menyutradarai film Rectoverso (Hanya Isyarat) adaptasi kumpulan cerpen karya Dewi Lestari (Dee). Ia memulai debut saat berusia 15 tahunsebagai model (1995). Di ujung tahun 1998, untuk pertama kalinya Happy bermain sinetron berjudul Kupu-Kupu Ungu. Happy juga pernah mendukung pementasan teater berjudul Nyai Ontosoroh yang disutradarai oleh Ken Zuraida. Selain itu, pengagum sastrawan Pramodya Ananta Toer ini juga pernah menjadi presenter CERITA PAGI di Trans TV dan LENSA di ANTV. Bersama lembaga budaya Titimangsa Foundation yang didirikannya pada tahun 2006 Happy Salma aktif melakukan berbagai macam kegiatan seperti Pentas Teater Ronggeng Dukuh Paruk yang diadaptasi dari novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari yang dipentaskan di Amsterdam, Bern Swiss dan Taman Ismail Marzuki (2009), Jabang Tetuko Djarum Apresiasi Budaya (2011), Monolog “INGGIT” Inggit Garnasih, STSI Bandung (2011), dan sebagainya. Ia juga menulis buku Pulang (Kumpulan Cerita Pendek – 2006) dan Telaga Fatamorgana (Kumpulan Cerita Pendek – 2008). Ia juga sempat meraih 5 besar Penulis Muda Berbakat Khatulistiwa Awards (2007), Pemeran Pembantu Terbaik Festival Film Bandung (2008), Pemeran Pembantu Wanita Terbaik Festival Film indonesia (2010), dan sebagainya.

Alien Child, terdiri dari kakak beradik Aya dan Laras. Mereka terlahir dari keluarga musik lintas generasi. Kakeknya adalah IGB Ngurah Ardjana (alm.), salah satu tokoh musik Bali menciptakan lagu Bali Pulina, Sekar Sandat, Keropak Wayang, Sugih Keneh Kesugihan Sujati. Ibunya adalah Heny Janawati seorang penyanyi opera yang pernah tampil di berbagai panggung opera dan musik klasik di Eropa dan Amerika Utara, sekaligus pendiri sekolah vocal StaccatoBali. Aya, si sulung bermain violin sejak umur 4 tahun, sedangkan Laras, si bungsu menyanyi dan ikut lomba sejak usia 6 tahun. Mereka tumbuh hingga usia remaja di Kanada dan kembali ke Bali tahun 2013. Selain bermusik, mereka juga menulis kreatif, menciptakan puisi, merancang naskah film dan video klip. Beberapa lagu mereka antara lain: “Hometown”, “1314”, “Happy Place”, “Thousands of Candles for Peace”, dll.

Putu Fajar Arcana, lahir di Bali, 10 Juli. Sebelum memutuskan menjadi wartawan dengan bergabung di Harian Nusa Tenggara (1989-1990), Dwi Mingguan Ekbis (1991-1992), Majalah Berita Mingguan Tempo (1992-1994) dan Harian Kompas (1994-sekarang), ia kuliah di jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Udayana. Perjalanan jurnalistiknya mencapai kota-kota dunia seperti Athena (2003), Paris (2003/2007), Brussel (2007), Kohln (2007), Luxemburg (2007), Singapura (2003/2004/2007), dan Bangkok (2004), serta belakangan Rusia, India dan Cannes. Ia telah menulis kumpulan cerpen Bunga Jepun (2003), Samsara (2005), dan kumpulan esai Surat Merah Untuk Bali (2007). Menerbitkan novel Gandamayu (2012), antologi puisi Manusia Gilimanuk (2012) yang memperoleh penghargaan Pataka Widya Karya dari Pemerintah Provinsi Bali, buku naskah teater Monolog Politik (2014) dan kumpulan cerpen Drupadi (2015). Karya-karya esai, puisi dan prosanya juga diterbitkan dalam berbagai buku antologi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s