Wokshop “MENDENGAR YANG TIDAK TERDENGAR”

Dari Film Sekala Niskala

Selasa, 30 Oktober 2018, pukul 16.00 WITA

Serangkaian pameran fotografi “Melihat yang Tak Terlihat”, diadakan pula workshop bersama penulis dan sutradara Kamila Andini. Selain berbagi pengalaman dan pemahaman perihal perjalanan kreatifnya sejak pembuatan film cerita pertamanya “The Mirror Never Lies (2011)” sampai Sekala Niskala (2017), Kamila Andini juga akan mengungkapkan alasan di balik pemilihan tematik film-filmnyas yang kerap mengeksplorasi sosok perempuan dalam aneka lapis peran dan kepribadian.

Akan dibincangkan pula latar filmnya yang kaya akan tradisi lokal nusantara, berikut penyikapan kreatif atas cerita mistis ataupun mitos yang hidup hingga kini dalam masyarakat tertentu di Nusantara, semisal kehidupan suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara; kisah anak kembar buncing di Bali, tak ketinggalan kisah kelam perempuan di Timor Leste semasa perjuangan merebut kemerdekaan.

Di sisi lain, akan ditelisik perihal dunia film yang merupakan wahana strategis guna menyampaikan seruan kesadaran kepada generasi muda, perihal lingkungan, kemanusiaan atau kebangsaan.

Kamila Andini merupakan salah satu sutradara muda Indonesia peraih berbagai penghargaan. Ia memulai karirnya di bidang film dengan membuat dokumenter, sebagian besar mengambil fokus tentang laut. Film-filmnya banyak menyoal isu seputar perempuan. Film cerita pertamanya, The Mirror Never Lies (2011), berkisah tentang hubungan ibu dan anak perempuan suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Berkat film ini, Kamila Andini meraih sejumlah penghargaan, diantaranya Earth Grand Prix Award di Tokyo International Film Festival dan Bright Young Talent Award di Mumbai International Film Festival, dan juga FIPRESCI Award di the Hong Kong International Film Festival. Film ini bahkan telah mengelilingi lebih dari 30 festival film, termasuk Berlinale, Busan, Edinburgh, dan Seattle.
Sejumlah filmnya, seperti The Mirror Never Lies (Drama, 2011); Sendiri Diana Sendiri (Drama, 2015); dan Memoria (Drama, 2016), telah ditayangkan di Bentara Budaya Bali pada satu seri program Retrospektif, terangkai dalam Sinema Bentara “Dunia Batin Kamila Andini” (Februari 2018).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s