HEALTH, TRAVEL, AND LOCAL WISDOM

Timbang Pandang
Kamis, 9 Agustus 2018, pukul 17.00 WITA

Seiring laju perkembangan pariwisata, yang ditandai dengan mobilitas lintas bangsa di banyak negeri, termasuk Indonesia dan khususnya Bali, tak pelak menimbulkan sejumlah dampak terkait kesehatan masyarakat secara luas. Bukan saja penyakit yang berciri global, melainkan juga berbagai silang kultural yang bila tidak dikelola, tak selamanya sehat bagi kehidupan kultural masyarakat.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, kembali bekerjasama dengan Bentara Budaya Bali menyelenggarakan Timbang Pandang serangkaian Bali International Summer School (BISS) 2018. Dialog kali ini bukan saja akan membincangkan seputar dunia kesehatan dari sudut pandang kedokteran, namun akan mengetengahkan pula berbagai masalah sebagaimana disinggung di atas, berikut penyikapan dampak pariwisata global dari berbagai sudut pandang budaya, termasuk kearifan lokal Bali. Perbincangan tertaut pula seputar “Travel Medicine: Prevention & Management of Emergency Cases in Traveling”.

Dengan kata lain, warisan tradisi terkait usadha-usadha (lontar pengobatan Bali tradisioanl), sepatunya dipelajari secara lebih mendalam sebagai sandingan sekaligus bandingan dengan pengobatan modern yang dikenal sekarang ini.

Tampil sebagai narasumber yakni Dr. Made Tangkas, SpOG, MPH. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (1993), yang juga aktif di Sanggar Seni Topeng Kakul Gondang, dan masih banyak pengalaman organisasi lainnya. Meneruskan pendidikan Bagian OBGIN di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang (2003), serta menyelesaikan Program Magister Of. Public Health, Konsentrasi Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kedokteran UGM, Jogjakarta (2008). Pernah menjadi Kordinator Bali Nusra Perhimpunan Pemilik Rumah Sakit Swasta Indonesia, Ketua Sanggar Hipokrates Bali Harmoni.

Bali International Summer School (BISS) merupakan kegiatan yang diselenggarakan secara berkala oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, diikuti oleh mahasiswa dari dalam dan luar negeri, terutama untuk memahami Travel Medicine serta bertukar pengalaman perihal pendekatan sosial kultural negara masing-masing. Adapun peserta BISS selama ini berasal antara lain dari Hongkong, Republik Ceko, Slovakia, Morocco, Italy, International University of Health dan Welfare (Jepang), juga dari tanah air, antara lain: University Syiah Kuala, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Riau, dll.

Selain Dialog Budaya yang berlangsung di Bentara Budaya Bali, BISS yang berlangsung sedari tanggal 5-11 Agustus 2018 ini juga mengagendakan program, seperti kuliah interaktif, Hospital dan Social Visit, Malam Budaya, dan City Tour, yang berlokasi di sejumlah tempat di Bali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s