Akademika Bentara : PAMERAN ILUSPRASI

Pembukaan : Jumat, 10 Agustus 2018, pukul 18.00 WITA
Pameran : 10-12 Agustus 2018, pukul 10.00 – 18.00 WITA
Diskusi : Jumat, 10 Agustus 2018, pukul 20.00 WITA

Sebuah pameran yang merangkum karya-karya Ilustrasi Aplikatif dan Komik Tradisional Bali dihadirkan di Bentara Budaya Bali melalui program Akademika Bentara, mengusung “Semangat Lokalitas pada Karya Ilustrasi dan Prasi”.

Gelar karya yang dikuratori oleh I Wayan Agus Eka Cahyadi, S.Sn,MA. ini berupaya melihat persoalan lokalitas (tradisi budaya Bali) sebagai sebuah kekuatan yang mampu menjadi inspirasi oleh para seniman untuk melahirkan karya. Kekayaan Lokal seperti tradisi yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat (Bali) memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sebuah karya seni yang menarik.

Lokalitas sebagai tema pameran ini penting dihadirkan mengingat masyarakat dan budaya lokal di Bali tidak bisa lagi dikonstruksi secara beku. Pengaruh modernitas dan globalisasi yang menghadirkan kompleksitas, berikut persoalan sosial, ekonomi, dan kultural, adalah sesuatu yang tak terelakkan. Dengan demikian, lokalitas boleh dikata adalah ruang-antara yang diwarnai dengan negosiasi ketradisian, transformasi budaya modern, dan hasrat-hasrat untuk bertahan di tengah-tengah gerak perubahan zaman. Sebagai implikasi dari posmodernitas masyarakat hari ini yang ditandai dengan kerinduan terhadap eksotika ketradisionalan, lokalitas merupakan tema yang memikat untuk dieksplorasi lebih jauh. Akan tetapi, konstruksi lokalitas dalam karya rupa layak dihadirkan melalui serangkaian bacaan yang kritis, sehingga wacana dan narasi yang terbangun adalah sebuah pembacaan tekstual dan sekaligus kontekstual terhadap kenyataan dari masyarakat Bali itu sendiri saat sekarang ini.

Peserta program Akademika Bentara kali ini adalah Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Denpasar angkatan 2016 dan 2017, yang memang tengah mendalami ikonik rupa tradisi, termasuk yang terdapat pada karya prasi (gambar atau lukisan di atas daun lontar) warisan tradisi Bali. Sehubungan upaya pendalaman ikonik itu diselenggarakan pula Diskusi perihal Komik Web bersama komikus dan ilustrator I Wayan Suma Bagia (Ai Shuma). Ia merupakan pencipta komik “Bhurloka” yang sudah dipublikasikan di aplikasi web komik Ciayo. Ia kerap memasukan identitas lokal budaya Bali ke dalam komik-komik ciptaannya. Kelahiran Denpasar, 10 Maret 1990 ini juga merupakan lulusan Program Studi DKV ISI Denpasar (2013).

Terkait program Akademika Bentara, Bentara Budaya Bali juga sempat bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar, Jurusan Film dan TV ISI Denpasar, Jurusan Fotografi ISI Denpasar, Tim Jurnalistik Maestro Fakultas Teknik Universitas Udayana, Persma Linimassa Universitas Udayana, Persma Akademika Universitas Udayana, Udayana Science Club, BEM Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, BEM PM Universitas Udayana, STMIK STIKOM Bali, Alfa Prima, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Papua Centre FISIP Universitas Indonesia, Universitas Negeri Surabaya, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s