Workshop Seni Pertunjukan “OPERA IN PARADISE”

Minggu, 8 Juli 2018, pukul 18.00 WITA

Opera merupakan salah satu bentuk pertunjukan high-art yang lahir, berkembang, dan populer di Eropa. Dalam pementasannya, opera memakai elemen khas teater seperti latar artistik, kostum, musik, dan akting. Dialog antar tokoh dalam opera dinyanyikan, tidak dituturkan, biasanya dinyanyikan dengan teknik vokal versatile. Peran-peran yang dibawakan penyanyi opera kerap ditentukan oleh “fach” para penyanyinya. Fach pada penyanyi pria dapat dibedakan menjadi “tenor”, ” baritone”, dan “bass”. Untuk penyanyi wanita “soprano”, ” mezzo-soprano”, dan “contralto”.

Pada workshop kali ini, akan diperkenalkan dasar-dasar seni pertunjukan opera, teknik olah vokal, stage performance, dan elemen-elemen artistik yang menyertainya. Akan diperbincangkan pula bagaimana kemungkinan inovasi pertunjukan opera yang ditautkan dengan kearifan lokal, baik di Bali dan Indonesia; juga upaya strategi mempopulerkan seni pertunjukan ini di Tanah Air. Akan dibincangkan pula ragam opera, semisal kreasi Teater Koma, yang konsisten mengadaptasi naskah-naskah asing menjadi bentuk pertunjukan musikal yang kaya akan unsur warna lokal, antara lain: Opera Ikan Asin, Antigoneo, Perkawinan Figaro, Sampek Ingtay, dll.

Sebagai narasumber adalah Heny Janawati, B.Mus., M. Mus, penyanyi profesional mezzo-soprano Indonesia.

Heny Janawati menerima gelar bachelor dan master degree dari The University of British Columbia, Canada. Lahir di Denpasar-Bali, Heny merupakan satu-satunya penyanyi opera asal Bali. Heny pernah memerankan Carmen (G. Bizet, Carmen) hingga Ježibaba (A. Dvoák, Rusalka). Heny pernah berpartisipasi dalam masterclass dengan tokoh opera Amerika Utara, seperti; Judith Forst, Wendy Nielsen, Stuart Hamilton, Perry Price. Selain itu, Heny mendapat pelatihan vocal/opera di European Music Academy, UBC summer music, Centre of Opera studies di Italia. Pada tahun 2013, Heny kembali ke tanah air untuk berkarya di Indonesia. Heny mulai tampil dalam vocal recital dan concert di beberapa tempat. Pada April 2016 tampil sebagai “Carmen” bersama Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers dibawah pimpinan Maestro Avip Priatna.

Selain itu, Heny menyutradarai “A night at the Opera” yang menampilkan para instruktur vokal The Resonanz Music Studio. Heny aktif tampil berkolaborasi dengan musik daerah dalam “Senandung Opera Sumatera” dan “Ngiring Matembang Bali” yang telah ditampilkannya di Gallery Indonesia Kaya. Heny berkolaborasi juga dengan Isyana Sarasvati, Happy Salma, Ayu Laksmi, Sammy Simorangkir, Balawan, Judika dalam concert bertajuk “Love of my Life”, karya Queen. Sekarang, Heny juga dosen di program studi musik Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan aktif mengajar voice technique dan performing art di voice studio miliknya “Staccato” di Bali.

Program ini bekerjasama dengan Staccato Bali, lembaga pendidikan vokal dan musik di Bali, didirikan pada tahun 2013 yang memfokuskan pengajaran untuk melatih teknik dengan menggali dan menemukan potensi vokal serta performing arts para pesertanya yang lintas usia, dan latar belakang; sehingga menemukan kesejatian atau karakter diri. Staccato Bali telah menyelenggarakan berbagai pentas musik klasik maupun Broadway-Musical di antaranya: SOUNDWAVE IN PARADISE (2015), dan THE MUSICAL PETERPAN (2016).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s