Dialog Sastra #56 MALAM PUISI KOMUNITAS MAHIMA

Bersama Kadek Sonia Piscayanti, Wulan Dewi Saraswati & Virginia Helzainka
Minggu, 30 Juli 2017, pukul 19.00 WITA

Dialog Sastra kali ini memaknai kehadiran tiga buku puisi yang diterbitkan oleh Mahima Institute Indonesia (Singaraja), yakni Buku Antologi Puisi karya Wulan Dewi Saraswati berjudul Seribu Pagi Secangkir Cinta, Buku Kumpulan Puisi Bahasa Inggris karya Kadek Sonia Piscayanti berjudul Burning Hair dan Buku Kumpulan Puisi Bahasa Inggris karya Virginia Helzainka berjudul Cocktail, Waves and Archer.

Kegiatan ini akan diawali dengan pementasan musikalisasi dan pembacaan puisi, timbang pandang tentang buku, dan ditutup dengan pementasan teater, sebuah alih kreasi puisi. Acara ini diniatkan sebagai upaya apresiasi yang lebih beragam dengan sudut pandang tentang puisi yang beraneka.

Tampil sebagai pembahas buku adalah Arif B. Prasetyo, serta sebagai penampil adalah Komunitas Mahima dan Teater Kalangan.

Kadek Sonia Piscayanti lahir di Singaraja, 4 Maret 1984, merupakan Dosen Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Ganesha. Ia mengajar bidang sastra seperti puisi, prosa, dan drama. Ia pernah diundang sebagai pembicara pada Ubud Writers and Readers Festival (2012-2013), Creative Writing Progra, Griffith University, Gold Coast, Australia (2011-2012), serta pada ajang OzAsia Festival, Adelaide Australia (2013). Ia menulis sekaligus menyutradarai naskah “Layonsari” di Belanda dan Prancis pada acara Culture Grant dari Direktorat Pendidikan Tinggi Indonesia (2014). Ia juga telah menerbitkan beberapa buku diantaranya, “Karena Saya Ingin Berlari Saya Ingin Berlari” (Akar Indonesia, Yogyakarta, 2007), Buku Sastra “Literature is Fun” (Pustaka Ekspresi, 2012), “The Story of A Tree” (Mahima Institute Indonesia, 2014), The Art of Drama, The Art of Life (Graha Ilmu, 2014), A Woman Without A Name” (Mahima Institute Indonesia, 2015).

Ni Luh Putu Wulan Dewi Saraswati, lahir di Denpasar, 10 Juli 1994, S1 di Undiksha, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mendalami linguistik di Pascasarjana Universitas Udayana. Kini menjadi guru bahasa Indonesia untuk penutur asing di Yayasan Cinta Bahasa, bergabung di Komunitas Mahima dan Teater Kalangan. Terpilih sebagai mahasiswa berprestasi Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha 2014 dan 2015, serta mengikuti pertukaran budaya, Muhibah Seni Undiksha di Belanda dan Prancis 2014. Menjadi sutradara fragmentasi cerpen Penumpang karya Iwan Simatupang, Mega-Mega karya Arifin C. Noor; monolog Bahaya karya Putu Wijaya. Karyanya terhimpun dalam antologi Singa Ambara Raja dan Burung-burung Utara, Ginanti Tanah Bali, Kaung Bedolot, Di Ujung Benang, Klungkung: Tanah Tua Tanah Cinta, dan Lingga. Puisi dan cerpennya kerap dimuat dalam Koran Bali Post Minggu. Antologi puisinya bertajuk Seribu Pagi Secangkir Cinta telah terbit pada tahun 2017.

Virginia Helzainka, merupakan mahasiswi S-2 di Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja. Ia pernah menulis naskah sekaligus menyutradai lakon “Trageditrisakti” (2011), sebagai sutradara pada lakon “A Marriage Proposal” oleh Anton Chekov (2015), sebagai perwakilan Jakarta Timur dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (2011).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s