Sinema Bentara #KhususMisbar HUMANISME LINTAS BANGSA

Senin – Selasa, 30 – 31 Januari 2017, pukul 17.00 WITA

Renungan tentang kemanusiaan bisa hadir melalui peristiwa sehari-hari. Sinema Bentara bulan ini menghadirkan tema seputar kemanusiaan dalam berbagai perspektif lintas bangsa. Film-film terpilih kali ini coba menghadirkan humanisme melalui kejadian-kejadian keseharian dari tokoh-tokohnya, semisal bagaimana seorang tuna daksa kaya mencoba memberi arti kepada seorang bekas narapida untuk meyakini bahwa masa depannya akan lebih baik bila menjadi orang jujur. Atau kisah tentang seorang anak yang memiliki kelainan buta warna di sebuah desa di Iran dan berjuang meraih prestasi membanggakan demi orangtuanya yang sebelumnya merasa malu memiliki anak seperti itu.

Di sisi lain, Sinema Bentara juga menghadirkan sebuah film klasik Doctor Zhivago yang tersohor, berangkat dari sebuah novel Rusia karya Boris Pasternak yang legendaris itu. Film ini berlatar sebelum Perang Dunia I dan Perang Saudara Rusia (1917-1922), di mana revolusi bermula dan menimbulkan aneka tragedi kemanusiaan. Selain itu, akan ditayangkan pula sebuah film bernada humor produksi India, yang menggambarkan persahabatan antara mahluk bumi dan alien.

Film-film yang akan diputar yakni The Intouchable (Prancis, 2011, Oliver Nakache & Eric Toledano), Blue Eyed Boy (Iran, 2014, Amir Masoud Soheili), PK (India, 2014, Rajkumar Hirani), Doctor Zivago (UK- Italia, 1965, David Lean). Film-film tersebut telah meraih berbagai penghargaan internasional maupun diputar dalam sejumlah festival film.

Program Sinema Bentara ini masih dihadirkan dengan konsep Misbar, gaya menonton bersama yang populer di era tahun 70-80an dengan mengedepankan suasana nonton film bersama yang hangat, guyub, dan akrab, didukung oleh Pusat Kebudayaan Prancis Alliance Francaise de Bali, Konsulat Kehormatan Italia di Denpasar, Simiya Film, Indian Culture Centre Bali, Untold Stories dan Udayana Science Club.

SINOPSIS
THE INTOUCHABLES
(Olivier Nakache, Éric Toledano, 2011, Prancis, 113 menit, Komedi-Drama)
Didukung Pusat Kebudayaan Prancis Alliance Francaise de Bali

the-intouchables-french-movie-poster_zpsd9b24e03Philippe, seorang tunadaksa kaya yang memiliki mansion yang mewah, dan asistennya, Magalie, sedang mewawancarai calon pengasuh tunadaksa bagi Philippe. Driss, seorang calon pengasuh, tak memiliki keinginan apapun untuk mencari kerja. Dia di sana sekadar untuk mendapatkan tanda tangan yang menunjukkan bahwa dia mengikuti wawancara dan ditolak untuk terus mendapatkan tunjangan kesejahteraannya. Namun siapa sangka, Philippe justru mempekerjakan Driss –yang belakangan diketahui pernah dipenjara karena kasus perampokan.

Film ini meraih Best Film dalam Globes de Cristal Awards 2012; Best Foreign Film dalam African-American Film Critics Association (AAFCA) 2012; Outstanding Foreign Film dalam Black Reel Awards 2013; Best European Film dalam Gaudì Awards 2013.

BLUE EYED BOY (Cheshm Aabi)
(Amir Masoud Soheili, 2014, Iran, 18 minutes, Drama)
Didukung Simiya FIlm dan Untold Storie

blue-eyed-boy-short-film-by-amir-masoud-soheili-cheshm-abi-iran-posterBlue Eyed Boy merupakan film pendek yang mengisahkan tentang seorang anak yang menderita buta warna. Ia membuat orangtuanya merasa malu karena ia dengan sengaja mencoba membunuh hewan ternak desa. Orangtuanya mencoba mencari perawatan medis hingga pengobatan dukun untuk menyembuhkan buta warna sang anak.

Film ini meraih sejumlah penghargaan antara lain : Student Award dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2014 dan Special Mention – Short Film dalam Avanca Film Festival 2015.

DOCTOR ZHIVAGO
(David Lean, 1965, UK-Italia, 193 minutes, Drama)
Didukung Konsulat Kehormatan Italia di Denpasar
zhivagoFilm yang berangkat dari novel Boris Pasternak ini berlatar antara tahun sebelum Perang Dunia I dan Perang Saudara Rusia 1917-1922. Kehidupan seorang dokter bernama Zhivago di Moskow tiba-tiba menjadi kacau seiring dengan situasi Perang Dunia I dan Revolusi Rusia. Sepanjang gejolak tersebut ia pun diperdaya oleh seorang wanita bernama Lara. Ia mencintai Lara namun Lara hampir sama sekali tidak mengetahuinya. Setiap peristiwa seakan bersekongkol untuk melawan mereka namun nasib tetap membuat tetap bersama. Akankah cinta mereka mampu bertahan atau akankah sejarah yang justru menghancurkan mereka? Dokter Zhivago ialah sebuah kisah abadi yang menceritakan tentang era saat kisah ini diciptakan.

Doctor Zhivavgo meraih penghargaan Best Writing, Best Cinematography pada Academy Awards 1966; Best Director pada Golden Globe 1966; Best Foreign Production pada David di Donatello Awards 1967; Best Original Score Written for a Motion Picture or Television Show pada Grammy Awards 1967.

PK
(Rajkumar Hirani, 2014, India, 2 jam 33 menit, Drama-Komedi)
Didukung Indian Culture Centre Bali

pkPK mengisahkan tentang alien humanoid yang mendarat di bumi dalam misi penelitian di Rajasthan. Ketika ia menyadari kebiasaan di bumi, ia mulai menyesuaikan diri antara manusia dengan mengenakan pakaian dan menggunakan uang yang ia curi. Ia mencoba untuk belajar untuk berkomunikasi dengan meraih tangan penduduk dan menyerap kenangan mereka melalui sentuhan, tapi manusia di bumi mengganggapnya berakhlak buruk. Pertemuan PK dengan sosok bernama Bhairon Singh mengajarkan keduanya tentang persahabatan dan kemanusiaan.

Film ini memperoleh Best Screenplay & Best Dialogue pada Filmfare Awards 2015 dan Nominasi Best Director pada International Indian Film Academy Awards 2015.

Jadwal Pemutaran Film : 

Senin, 30 Januari 2017
17.00 Registrasi
18.00 The Intouchables
20.20 PK

Selasa, 31 Januari 2017
17.00 Registrasi
18.00 Blue Eyed Boy
18.20 Dictor Zhivago

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s