Komponis Kini #7 NEW MUSIC FOR NEW GAMELAN Bersama Komposer I Wayan Sudirana

Gamelan Cenik Wayah dan Komunitas Megel 14
Kamis, 22 Desember 2016, pukul 19.00 WITA

Bila Komponis Kini seri #1 hingga #5 menampilkan komposisi-komposisi baru berikut respon kreatif atas komposisi-komposisi klasik atau yang diciptakan para pendahulu, serta secara khusus diniatkan sebagai ‘A Tribute to Lotring’, maka seri #7 kali ini, program NEW MUSIC FOR NEW GAMELAN, mengetengahkan sebentuk format penciptaan gending baru dari perangkat gamelan yang sepenuhnya baru pula.

Pertunjukan kali ini menghadirkan karya terkini komponis I Wayan Sudirana bersama  sekaa Gamelan Cenik Wayah dan Komunitas Megel 14, mempresentasikan ragam gamelan baru (new gamelan) yang  mengedepankan karya baru yang gagasan dan idenya belum pernah tercipta sebelumnya.

Kebaruan itu tecermin secara fisik semisal adanya pengolahan instrumentasi, pelarasan, orkestrasi, warna suara dan sebagainya. Sedangkan secara non fisik kebaruan itu terwakili oleh capaian teknik permainan berikut struktur dan sistem kerja antar instrumentasi. Kebaruan fisik dan non fisik tersebut melahirkan sebentuk kebaruan sudut pandang, terutama adanya tata racik gending

Sebagaimana pada Komponis Kini #6, menampilkan komposer Dewa Alit dan Gamelan Salukat, pertunjukan kali inipun akan dilanjutkan acara timbang pandang atau diskusi menyangkut proses kreatif serta upaya penemuan baru dari musik gamelan.

komponis-7_sudirana-iI Wayan Sudirana, lahir di Ubud, Bali, tahun 1980, menamatkan studi S1 di ISI Denpasar pada tahun 2002. Pada tahun 2009, mendapatkan gelar Master of Arts (MA) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of British Columbia Canada tahum 2009 dan 2013. Dia adalah anggota pertama yang membentuk Yayasan Cudamani (1998), Chandra Wirabhuana Ubud (1999), dan Cenik Wayah Ubud (2000). Dia juga membentuk satu grup yang khusus berkonsentrasi pada budaya musik Korea dan Bali, yang diberi nama JingGong. Grup ini mendapatkan penghargaan tertinggi dalam World Samulnori Competition di Seoul Korea (2015). Sudirana adalah seorang Komposer yang telah melahirkan banyak karya karawitan dan sangat aktif mengajar gamelan di Bali maupun di luar negeri, termasuk pentas di Carnagie Hall New York USA th 2008. Karya-karyanya adalah “Arakok” untuk pentas karya baru bersama Michael Tenzer dan Colin McDonald, “Navadaza” untuk gamelan Gita Asmara Canada tahun 2010, “Marathonologue” karya yang menggabungkan tiga tradisi musik dunia (Highland Bagpipes, Taiko dan Gamelan) dan dipentaskan pada World Winter Olympic 2010, “Kasus Tiga” untuk New Music for Gamelan Concert, dan banyak karya dalam aliran new music untuk gamelan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s