Seni Rupa, Fotografi & Pertunjukan “IMAJINASI DIRI” T. HARTONO

Pembukaan : Jumat, 7 Oktober 2016, pukul 18.30 WITA
Pameran berlangsung : 8 – 17 Oktober 2016, pukul 10.00- 20.00 WITA

pameran-hartono_surga-dan-nerakaSebagai seorang pencipta, T. Hartono (64) tidak berhenti hanya pada seni bermedium fotografi dan lukisan. Pada pameran kali ini, ia menghadirkan pula sebuah pertunjukan buah kolaborasi dengan koreografer mumpuni dan juga didukung oleh video art yang merespon proses ciptanya. Merujuk tajuk “Imajinasi Diri”, keseluruhan karya-karyanya menunjukkan upaya yang gigih melakukan pencarian dan penemuan. Eksibisi ini adalah kelanjutan dari pameran sebelumnya di Bentara Budaya Jakarta pada tahun 2015 lalu.

Karya-karya fotografi Hartono berangkat dari penolakannya terhadap pengadopsian realitas secara utuh. Padahal sejarah telah memberi paparan bahwa fotografi lahir dari keinginan menyalin realitas senyatanya. Pemetaan lanskap alam yang tadinya dilakukan melalui kerja grafis, terutama teknik litografi atau woodcut, dengan segera tergantikan fotografi. Hartono justru memberontaki penemuan itu dengan memakai fotografi sebagai wahana ekspresi personal. Fotografi ia pinjam sebagai medium ekspresi kesenian, bukan lagi sekadar alat perekam yang menyalin realitas sebagaimana adanya.

pameran-hartono_mahluk-purbaFotografer senior Oscar Motuloh bahkan menyebut, bahwa seiring waktu, cara kerja fotografi Hartono menjadi satu bentuk ‘fotografi hibrida’ yang menggabungkan teknologi dan atmosfer alam melalui lensanya. Jenis hibrida ini menampilkan jenis detail dan daya tarik yang berbeda dalam fotografi. Fotografi Hibrida akan membawa kesan akhir yang berbeda bagi orang yang melihatnya. Namun, Hartono mencoba membawa karyanya ke jenjang lain. Saat ini ia tengah menggunakan karya fotografi abstraknya dan memberi sentuhan akhir dengan dicetak di atas segala media. Fotografi semacam ini tentu saja akan menginspirasi kita untuk mendapat sudut pandang berbeda tentang apa yang ada di luar sana. Karya seni seperti ini serupa dengan pintu gerbang yang akan mengarah ke kesan akhir bagi mereka yang melihatnya.
Menurut Putu Fajar Arcana, paling penting untuk dicatat dalam dua matra kerja seni yang digeluti Hartono, ia selalu tampak punya keinginan kuat untuk mendistorsi realitas dengan efek-efek emosional. Ia sama sekali tidak merekam realitas dan tidak pula menjadikannya sebagai simulakrum, tetapi melukiskan kata hati. Bentuk-bentuk ungkapannya bahkan tidak mewakili judul-judul yang kemudian ia terakan pada setiap karyanya. Terkadang karya-karyanya, terutama karya-karya lukisnya, tidak mudah diasosiasikan ke dalam peristiwa atau bentuk-bentuk tertentu. Ia lahir dari sublimasi antara bentuk (wujud) dan isi (perasaan) serta kemudian “menciptakan” dunia baru, yang sekali lagi, tidak harus dilacak asal-usulnya.

pameran-hartono_2013-th0033-menuju-keabadian-100cm-x-135cmSementara karya-karya lukisnya terbangun dari gelombang warna dengan habluran yang lepas bebas, menceminkan ekspresi sendiri yang tengah meluapkan kegelisahannya. Kurator seni rupa Mikke Susanto menyatakan karya-karya lukis T. Hartono mengingatkan kita pada pengalaman tentang alam yang tengah mengamuk, gempa, dan tsunami, seturut tafsir akan sejumlah wujud tertentu menyerupai hewan-hewan besar, semisal naga dan makhluk- makhluk purba lainnya.

Tampil pula sebagai respon kreatif atas tematik “Imajinasi Diri” ini adalah pertunjukan kolaborasi, mencerminkan kekuatan ekspresi yang terkandung dalam lukisan dan karya seni fotografinya; terefleksikan pada olah tubuh serta ragam komposisi yang dinamis dan ritmis oleh Sekaa Tindak Alit dengan koreografer I Wayan Purwanto. Hal mana itu juga dipertegas oleh karya video dari Eddy Hasby (redaktur foto KOMPAS), yang merespon buah cipta sekaligus proses kreatif T. Hartono.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s