Pustaka Bentara ‘Doa Bulan Untuk Pungguk’

Dialog, Pemutaran Dokumenter & Pembacaan Karya
Kamis, 25 Agustus 2016, pukul 19.00 WITA

Pustaka Bentara_cover Depan buku Doa Bulan untuk Pungguk Untitled-7Pustaka Bentara kali ini akan memaknai kehadiran buku kumpulan puisi tunggal pertama karya Nuryana Asmaudi SA, “Doa Bulan Untuk Pungguk” (2016). Buku yang diterbitkan oleh Penerbit AKAR Indonesia ini merangkum 100 puisi terpilih Nuryana Asmaudi SA, kurun waktu penciptaan lebih dari 30 tahun.

“Doa Bulan Untuk Pungguk” menyiratkan puitika Nuryana Asmaudi dalam menyikapi hidup sehari-hari, maupun pandangannya atas realitas sosial. Dia bisa melihatnya dengan jernih, kadang terkesan ringan dan bermain-main (semacam paradoks dan parodi), namun menawarkan renungan yang sarat makna. Inilah daya tarik puisi-puisi Nuryana Asmaudi yang ia tabung bertahun-tahun, dari Kudus ke Jepara hinga Denpasar. Sebagai pembahas buku ini adalah sastrawan Ketut Syahruwardi Abbas.

Selain dialog, acara Pustaka Bentara ini juga akan dimaknai pemutaran dokumenter proses kreatif Nuryana Asmaudi karya sutradara Dadi Reza Pujiadi, musikalisasi puisi oleh Kelompok Sekali Pentas, serta pembacaan karya oleh sejumlah penyair.

Pustaka Bentara_NuryanaNuryana Asmaudi SA (atau Nuryana A Saddys Asmara), lahir di Jepara, 10 Maret 1965. Ia memiliki rekam jejak yang panjang sebagai penyair, meskipun dalam perjalanannya ia mungkin tidak banyak dikenal lantaran jalan sunyi kepenyairan yang ia tempuh. Namun di sepanjang jalan sunyi itu pula ia mencoba terus khusuk berkarya dan menghasilkan puisi yang jumlahnya tak kepalang tanggung hingga ratusan judul puisi. Ia juga menulis cerpen, esei, ulasan seni pertunjukan, resensi buku, naskah lakon dll. Sejak 2011 hingga sekarang bergabung dengan Harian Bali Tribune sebagai redaktur/editor berita daerah (Keliling Bali) dan pengasuh ruang seni. Ia juga bergiat di Studio Seni Snerayuza bersama pelukis Made Budhiana, sambil bersastra dan melukis (sedari 2008).

Sejumlah tulisannya dimuat: Suara Pembaruan, Jawa Pos, Kompas, Romansa, Suara Merdeka, Bernas, Minggu Pagi, Kedaulatan Rakyat, Bali Post, Bahana (Brunai Darussalam), Jurnal Selarong, Jurnal Sabana, dll. Puisi dan cerpennya terangkum dalam puluhan antologi, antara lain: Perjalanan (Sanggar Minum Kopi Bali, 1990), Menara (KPK Kudus 1993), Cerita Dari Hutan Bakau (Pustaka Sastra Jakarta, 1994), Bunga Rampai Puisi Bali (Bali Mangsi, 1998), kumpulan naskah monolog “Mimpi-mimpi Ni Polok” (Wanita Penulis Indonesia Cabang Bali, 2008), Buleleng dalam Puisi dan Prosa (Bulves 2013), Gemuruh Ingatan, Antologi Puisi 8 Tahun Lumpur Lapindo (2014), dll. Menetap di Bali sejak tahun 1996, bergiat dalam berbagai kegiatan kesenian. Bersama Umbu Landu Paranggi awal tahun 1997 hingga awal tahun 2000 mengasuh kegiatan Apresiasi Sastra Siswa ke pelosok-pelosok kota di Bali. Selain menulis puisi dan cerpen juga menjadi pengamat seni, wartawan dan penulis lepas, ia mengelola Rumah Sastra InTenS-Beh Denpasar bersama Umbu Landu Paranggi dkk (1996 – 2008). Sempat bergabung dengan Kelompok Media Bali Post, ikut mengelola Tabloid anak-anak Lintang (2004 – 2007).

Pustaka Bentara_abbas bagus1Ketut Syahruwardi Abbas, lahir di Pegayaman, Buleleng, tahun 1959. Ia menulis sajak, cerpen, esai, makalah agama dan budaya, dan lakon drama. Tulisannya tersebar di berbagai media dan termuat dalam sejumlah buku kumpulan bersama. Abbas juga bekerja sebagai jurnalis dan sempat menjadi pemimpin redaksi sejumlah koran dan majalah yang terbit di Bali dan Jakarta. Ia juga pernah bekerja pada sebuah perusahaan advertaising di Jakarta. Selain masih produktif menulis dan menjadi pembicara di berbagai seminar, ia juga masih aktif menjadi sutradara dan pemain teater.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s