Sinema Bentara “KISAH CINTA LINTAS MASA”

Jumat – Minggu, 10 – 12 Juni 2016, pukul 15.00 WITA

Cerita tentang cinta tak kunjung selesai diurai dalam sinema. Melalui beragam genre, lahirlah film-film lintas masa yang bertutur tentang hubungan kasih anak manusia, entah berakhir bahagia, tragedi, atau semata cinta tak sampai. Sinema Bentara kali ini turut merayakan kesuksesan Ada Apa dengan Cinta 2? arahan sutradara Riri Reza, sebuah fenomena dengan jumlah penonton hingga 3 jutaan lebih.

Jauh sebelum kisah romantika Rangga dan Cinta lahir dari film Ada Apa Dengan Cinta? (2002, Rudi Soedjarwo), film-film bertema serupa sesungguhnya sudah mulai populer di Indonesia sekitar tahun 1970-an lewat karya-karya sutradara sohor kala itu, seperti: Pengantin Remadja (1971, Wim Umboh); Cinta Pertama (1973, Teguh Karya), Cintaku di Kampus Biru (1976, Ami Prijono); dan Badai Pasti Berlalu (1977, Teguh Karya), dan lain-lain. Penonton tahun 80-an juga tak akan melupakan kisah melankoli pasangan ikonik Galih dan Ratna lewat film Gita Cinta dari SMA (1979, Arizal) yang diperankan oleh Rano Karno dan Yessi Gusman.

Tema cinta memang menarik bagi publik, terutama yang berangkat dari pengalaman nyata bersifat personal sekaligus universal. Kita juga mencatat berbagai kisah cinta yang abadi, semisal Romeo dan Juliet karya sastrawan William Shakespeare (Inggris), yang terbukti diaptasi berulang ke dalam aneka wujud seni. Kisah Layon Sari dan Jayaprana pun demikian; ditampilkan dalam berbagai pertunjukan dan bidang seni lainnya.

Sinema Bentara kali ini menghadirkan film fiksi bertema cinta lintas masa. Kisah yang dihadirkan tidak sekadar roman picisan ala remaja, namun juga menyiratkan pergulatan batin sang tokoh, serta mengandung refleksi kehidupan yang mendalam. Kita juga dapat membandingkan bagaimana sutradara-sutradara mumpuni Indonesia semisal Wim Umboh, Teguh Karya, Arizal, Ami Prijono, Rudi Soedjarwo berikut sutradara peraih banyak Oscar dari Perancis, Michel Hazanavicius, menyuguhkan kisah kasih dalam berbagai latar serta keunikan jalinan cerita masing-masing.

Melalui film-film terpilih kali ini, pemirsa juga diajak meresapi kepiawian para bintang dalam berakting. Manakah yang lebih kuat dalam penghayatan serta unggul dalam karakter, apakah Widyawati dan Sophan Sofian, Slamet Rahardjo dan Christine Hakim, Rano Karno pun Yessy Gusman, atau Nicholas Saputra dan Dian Sastro?

Mau tahu jawabnya? Mari nonton bareng ala misbar tahun 80-an yang guyub, hangat, berikut rangkaian diskusinya yang penuh arti. Ayo berbagai apresiasi sambil minum kopi, teh, dalam suasana pasar malam.

Sinema Bentara kali ini bekerjasama dengan Sinematek Indonesia, Pusat Kebudayaan Prancis Alliance Française de Bali, Pusat Kebudayaan Jerman Goethe Institut Indonesien dan Udayana Science Club. Beberapa judul film yang diputar, di antaranya: Pengantin Remaja (Indonesia, 1971, Wim Umboh), Cinta Pertama (Indonesia, 1973, Teguh Karya), Badai Pasti Berlalu (Indonesia, 1977, Teguh Karya), Gita Cinta dari SMA (Indonesia, 1979, Arizal), Ada Apa Dengan Cinta (Indonesia, 2002, Rudi Soedjarwo), The Artist (Prancis, 2011, Michel Hazanavicius) dan Lila Lila (German, Alain Gsponer, 108 menit, 2008/09)

Sinopsis & Jadwal Film :

Badai Pasti Berlalu (Indonesia, 1977, Durasi: 115 menit, Sutradara: Teguh Karya)

Jumat, 10 Juni 2016 | 20.30 WITA | PG 13+

Badai_Pasti_Berlalu_1977Film ini yang diangkat dari novel berjudul sama karangan Marga T. (1974). Film ini berkisah tentang Siska (Christine Hakim) yang patah hati karena tunangannya membatalkan perkawinan mereka dan menikah dengan gadis lain. Siska yang kehilangan semangat hidup memutuskan keluar dari pekerjaannya dan hidup menyendiri. Leo, sahabat Jhonny, kakak Siska, mendekatinya untuk memenangkan taruhan dengan teman-temannya untuk menaklukkan Siska. Badai demi badai yang hitam pekat melanda hati Siska.

Film ini mendapatkan penghargaan Piala Citra untuk tata sinematografi terbaik, penyuntingan terbaik, tata suara terbaik, dan tata musik terbaik pada Festival Film Indonesia 1978.

Gita Cinta dari SMA (Indonesia, 1979, Durasi: 110 menit, Sutradara: Arizal)

Sabtu, 11 Juni 2016 | 15.00 WITA | PG 13+

Gita_Cinta_dari_SMA_posterFilm ini bercerita tentang kisah cinta dua pelajar SMA yaitu Galih (Rano Karno) dan Ratna (Yessi Gusman). Keduanya adalah bintang kelas, baik dalam pelajaran, olah raga maupun sopan santun. Sayang cinta mereka tidak kesampaian karena ayah Ratna yang beretnis Jawa tidak menyetujui hubungan anaknya dengan Galih yang berasal dari Sunda. Ia telah menjodohkan Ratna dengan seorang mahasiswa yang sedang berkuliah di Universitas Gadjah Mada. Dengan segala macam paksaan, cinta mereka diputuskan. Akankah Ratna dapat kembali bersama dengan Galih?

Pengantin Remaja (Indonesia, 1971, Sutradara: Wim Umboh)

Sabtu, 11 Juni 2016 | 18.30 WITA | PG 13+

Pengantin_remaja_-_wim_umbohFilm ini mengisahkan tentang Romi (Sophan Sophiaan) mengalami kesulitan dalam hubungan percintaannya dengan teman sekolahnya, Juli (Widyawati). Kesulitan datang dari orangtua Juli, seorang petani kaya (WD Mochtar), yang tidak bisa percaya pada Romi yang punya latar belakang besar di luar negeri karena ayahnya memang seorang diplomat. Romi sendiri yang dijodohkan oleh Eyangnya (Fifi Young) dengan seorang gadis Solo (Ratih Dardo), tidak bisa berpaling dari Juli. Akankah Romi bisa bersatu dengan Juli?

Film ini terilhami dari film percintaan Hollywood masa itu seperti Romeo dan Juliet dan Love Story. Film Pengantin Remaja mendapatkan penghargaan Golden Harvest Award pada Festival Film Asia ke-17 tahun 1971 di Taipei – Taiwan, untuk kategori Film Terbaik dan meraih penghargaan Runner Up 2 Aktris untuk Widyawati pada Asian Film Festival 1972.

The Artist (Prancis, 2011, Durasi: 100 menit, Sutradara: Michel Hazanavicius)

Sabtu, 11 Juni 2016 | 20.30 WITA| PG 13+

theartistFilm ini dimulai dengan suasana pertunjukan di gedung bioskop tahun 1927. Diceritakan bahwa pemeran utama George Valentin sedang menyaksikan juga film yang dibintanginya yang berjudul “A Russian Affair”. Saat itu film yang diputar masih berupa film bisu. Gambar hitam putih ditayangkan di layar lebar, sementara di depan layar tersebut ada penampilan sebuah orkestra untuk mengiringi film tersebut.

Suatu hari George bertemu dengan Peppy yang mengikuti audisi oleh Kinograph Studio, tempat bernaungnya karya-karya George. Dengan mudahnya, Peppy lulus audisi lewat tarian yang dibawakannya. Disitulah mulai hadir kisah cinta antara George dan Peppy. Ketika George sedang syuting, Al Zimmer yang menjadi produser, memanggilnya untuk menunjukkan sesuatu yang dapat menjadi masa depan bagi perfilman, yaitu film bersuara. Ke depannya, Al akan memproduseri film-film bersuara dan membutuhkan artist-artist baru, salah satunya adalah Peppy. Melihat hal tersebut, George keluar dari Kinograph dan akan tetap membuat film-film bisu. Bagaimana kelanjutan karir George Valentin ke depannya? Sanggupkah ia menghadapi gebrakan baru dari film-film bersuara?

Film ini meraih 10 nominasi pada Academy Awards dan memenangkan 5 penghargaan; di antaranya untuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Aktor Terbaik. Pada ajang César Awards di Prancis, film ini meraih enam penghargaan, termasuk: Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik. The Artist menjadi film Prancis yang meraih penghargaan terbanyak.

Cinta Pertama (Indonesia, 1973, Durasi: 110 menit, Sutradara: Teguh Karya)

Minggu, 12 Juni 2016 | 15.00 WITA | PG 13+

Cinta_Pertama_(1973)Film ini mengisahkan tentang Ade dan kawan kawannya bertemu dengan Bastian di kereta yang membawa mereka ke Jakarta. Bastian bermaksud memenuhi panggilan lamaran kerja, sementara Ade dan kawan kawannya baru pulang dari bepergian. Ternyata Bastian bekerja pada kantor ayah Ade. Tumbuhlah cinta di antara mereka, namun terhadang dua permasalahan. Ade dijodohkan dengan Johny, anak dari rekan kerja ayah Ade yang baru saja kembali dari Jerman, namun Ade menolaknya. Akankah Ade bisa bersatu dengan Bastian? Film Cinta Pertama meraih piala citra untuk kategori sinematografi, musik, dan untuk Teguh Karya sebagai sutradara terbaik pada Festival Film Indonesia 1974.

Ada Apa Dengan Cinta (Indonesia, 2002, Durasi: 112 menit, Sutradara: Rudi Soedjarwo)

Minggu, 12 Juni 2016 | 18.30 WITA | PG 13 +

AdaapadenganCintaBertemakan cinta pada masa-masa SMA, Ada Apa dengan Cinta? menampilkan Cinta (Dian Sastrowardoyo) sebagai seorang pelajar SMA. Ia langganan juara lomba puisi di sekolahnya yang rutin diadakan tiap tahun. Seluruh siswa yakin Cinta yang akan menjadi juara. Namun justru pemenangnya tahun ini adalah Rangga (Nicholas Saputra). Di sinilah awal kisah pertengakaran yang berujung pada kedekatan antara Cinta dan Rangga. Hingga Rangga harus pindah sekolah dan pergi ke New York. Ia memberi Cinta buku yang pada halaman terakhirnya terdapat puisi Rangga yang berjudul “Ada Apa dengan Cinta?”. Rangga berjanji akan kembali di saat bulan purnama tiba di New York. Film ini meraih penghargaan sutradara Terbaik, pemeran utama wanita terbaik, tata musik terbaik, dan skenario terbaik pada Festival Film Indonesia 2004.

Lila Lila (German, 2008/09, Durasi : 108 menit, Sutradara: Alain Gsponer)

Minggu, 12 Juni 2016 | 20.30 WITA | PG +13

lilaliaDavid, seorang pemuda yang bekerja sebagai pelayan restoran, jatuh cinta kepada Marie, seorang mahasiswi sastra; ia baru mendapat kesempatan ketika menemukan naskah yang kemudian diakui sebagai novel ciptaannya. David meraih sukses dengan naskah temuannya itu, sampai Jacky muncul dan menyatakan diri sebagai pengarang naskah itu – tetapi sebenarnya ia juga penipu.

Alain Gsponer (lahir 10.3.1976 di Zürich), mengikuti kuliah di Sekolah Desain di Bern tahun 1996-1997. Secara bersamaan ini menjadi ko-penyelenggara bioskop film seni di Aarau. Tahun 1997 ia pindah ke Akademi Film Baden-Württemberg di Ludwigsburg. Di samping kuliah ia aktif sebagai wartawan radio. Ia memenangkan Penghargaan Audiens pada Festival Film Saarbrücken untuk KIKI UND TIGER, film tugas akhirnya di Ludwigsburg.

 

Partner : 

Musik Klasik_Doulce Memoire (2)

Sinema_Logo Sinematek Indonesiagoethe

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s