SENI SEBAGAI SERUAN KESADARAN & KEPEDULIAN

Diskusi Seni Rupa
Minggu, 5 Juni 2016, pukul 18.30 WITA

Serangkaian pameran “Nitibumi” oleh komunitas Nitirupa, diadakan pula diskusi atau timbang pandang yang mengkritisi capaian seniman, ditinjau secara estetik maupun eksplorasi tematik. Akan dibincangkan pula secara mendasar, bagaimana para perupa ini menghadirkan karya-karya yang otentik serta kesanggupan menyampaikan pesan atau gagasan yang tidak verbal atau artifisial. Terlebih mengingat bahwa pameran kali ini diniatkan juga sebagai seruan penyadaran dan kepedulian.

????????????????????????????????????

                                    Karya Made Wiradana

Seni sebagai gerakan kesadaran atau seruan kepedulian, kini adalah keniscayaan yang tak terelakkan, terutama mengingat bahwa dunia disatukan oleh globalisasi dengan problematik dan percepatan perubahan yang menuntut para kreator lebih sigap dan tanggap. Di sisi lain, kemajuan teknologi informasi memberikan kemudahan kepada siapa saja untuk menghadirkan ragam karya visual yang mengejutkan, pada batas tertentu juga tak kalah dengan para perupa mumpuni. Kenyataan ini menuntut sikap kreatif yang lebih total dan ketangguhan mencipta, guna melahirkan karya-karya yang menawarkan kesegaran visual serta terbebas dari kungkungan pengulangan.

Selain merincikan masalah-masalah estetik dan upaya eksplorasi tematik para perupa Bali, akan ditimbang pula perkembangan senirupa Bali selama ini; antara kehendak menjaga warisan tradisi serta tuntutan berkreasi sebagai seniman modern atau kontemporer. Tradisi adiluhung dapat memperkaya kemungkinan penciptaan, namun pada batasan tertentu, terlebih lagi bila disikapi secara keliru, dapat pula menjadi penghalang atau batu sandungan.

Sebagai narasumber adalah kurator Wayan Seriyoga Parta, penekun sastra dan kebudayaan Wayan Westa serta perwakilan seniman dari komunitas Nitirupa. Akan ditayangkan pula video dokumenter proses cipta, berikut video bandingan para perupa kontemporer di belahan negeri lain yang merespon tema serupa.

Wayan Seriyoga Parta, memulai karir seni rupanya sebagai Program Manajer Art Space dan Pusat Dokumentasi Klinik Seni Taxu tahun 2004-2005, Yogaparta yang juga Ketua Redaksi Buletin Seni Rupa “Kitsch” ini aktif menulis ulasan seni rupa, dimuat di Majalah Visual Art, Majalah Arti, Majalah Seni Suardi, Harian Bali Post dan di beberapa Jurnal Seni. Aktif menjadi kurator pameran seni rupa diantaranya; Tim Kurator pameran Pra Bali Bienale 2005, Kurator Pameran REAL[I]TI, Juli 2009 di Vannesa Art Link Jakarta, Kurator Pameran Tunggal Dolorosa Sinaga, The Power of Shape Oktober 2009 di Kendra Gallery Seminyak Bali, Kurator Pameran Tunggal I Wayan Sujana Suklu Line-Talk, April-Mei 2010 di Art Sphere Jakarta. Selain kegiatan kurasi, penulis juga telah menulis buku Arie Smit a Living Legend, Penerbit Rudolf Studio Jakarta (2011), menyusun buku pematung I Ketut Muja.

Lahir di Klungkung, 27 Januari 1965, I Wayan Westa menyelesaikan pendidikan di FKIP Universitas Dwijendra Denpasar, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali. Tahun 1989-1993 mengajar SLUA Saraswati Klungkung, dosen di sejumlah perguruaan tinggi swasta. Menekuni dunia jurnalistik, tulisannya tersebar di sejumlah media; Mingguan Karya Bhakti, Harian Nusa, Bali Post, Kompas, dan Radar Bali. Tahun 2000-2009 bekerja sebagai Redaktur Majalah Gumi Bali SARAD. Tahun 2010-2012 dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi Majalah SABDA. Sebelumnya, dalam rangka Program Pemetaan Bahasa Nusantara, tahun 1999 ia bekerja di The Ford Foundation. Menyunting sejumlah buku diterbitkan Yayasan Obor Indonesia, Wulan Sedhuwuring Geni (Antologi Cerpen dan Puisi Daerah), Seribu Kunang-Kunang di Manhatan (Terjemahan dalam 13 Bahasa Daerah), dan Sunari (Novel Basa Bali karya Ketut Rida). Rabindranath Tagore, Puisi Sepanjang Zaman, Penerbit Yayasan Darma Sastra, 2002. Menulis buku Tutur Bali, diterbitkan Yayasan Deva Charity, Utrecht, The Netherlands.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s