“MUSIK DARI NEGERI YANG TLAH HILANG” Kolaborasi Doulce Mémoire (Prancis) dan Maestro Musik Sunda

Pertunjukan Musik Klasik
Sabtu, 7 Mei 2016, pukul 19.00 WITA

Sedini awal didirikan, ensambel Doulce Mémoire mengkhususkan diri membawakan musik-musik dari zaman Renaissance, utamanya dari Prancis dan Italia. Namun pada kesempatan kali ini, Doulce Mémoire akan menghadirkan pertunjukan kolaborasi dengan musisi tradisional Sunda, yakni Yoyon Darsono, penembang Hendrawati Ashworth dan Dede Suparman, membawakan Tembang Sunda serta komposisi yang berangkat dari musik klasik masa kerajaan Sunda tempo dulu.

Musik Klasik_Doulce Memoire (3)Kolaborasi ini berawal dari pertemuan mereka pada tahun 2015, sewaktu Doulce Mémoire mengadakan tur di Indonesia. Pertunjukan kolaborasi bertajuk “Musik dari Negeri yang Hilang” ini merupakan bagian dari program Printemps Français 2016, kerjasama antara Institut Prancis di Indonesia (IFI) dan Alliance Francaise Bali dengan Bentara Budaya Bali. Sebelumnya, dalam kerjasama serupa, di Bentara Budaya Bali juga sempat ditampilkan pertunjukan musik kolaborasi musisi Prancis Gran Kino dan band indie Indonesia, Sarasvati (Juni 2015).

Sejak edisi pertamanya pada 2005, Printemps Français telah menjadi ajang pertemuan seni yang patut diperhitungkan di Indonesia. Pertama, secara kuantitas terbilang besar dengan 250 acara dan 450 seniman yang terlibat antara tahun 2012 – 2015; kedua, berkat keragaman seni yang ditawarkannya: musik klasik, pop rock, tari hip hop, fotografi, teater boneka, sastra, dll.

Doulce Mémoire memfokuskan diri pada musik-musik dari zaman Renaissance, sebuah masa yang identik pada perjalanan dan penemuan baru, serta kreativitas. Selama hampir 25 tahun, banyak musisi dan penyanyi telah terlibat dalam menyajikan inovasi artistik di setiap pertunjukan, dengan partisipasi para aktor dan penari secara reguler. Sejak pertama kali terbentuk, Doulce Mémoire telah tampil teater nasional, opera, berbagai festival di Prancis, serta beberapa kota di luar Prancis, seperti Brussel, Roma, Riga, New York, Meksiko, Brasilia, dan lain-lain.

Musik Klasik_Doulce Memoire (4)Doulce Mémoire telah berkolaborasi dengan beberapa musisi luar Prancis, seperti musik Hang Tang Yuefu dan kelompok penari Taiwan, Antonio Zambujo (penyanyi fado- Portugal), Taghi Akhbari (penyanyi asal Iran), dan Kudsi Ergüner (pemain suling ney Turki). Doulce Mémoire merekam musiknya melalui label Zig- Zag Territoires, Naïve dan Ricercar, serta kerap meraih peringkat teratas dalam media khusus musik. Video dokumenter mereka telah banyak diproduksi, salah satunya oleh Arte, televisi budaya Prancis. Adapun para pemain yang tampil kali ini antara lain: Denis Raisin Dadre (Direktur artistik dan flute), Miguel Henry (Luth & gitar renaisans),  Véronique Bourrin (Sopran),  Bruno Caillat (perkusi), Hugues Primard (tenor), dan Estelle Bazin.

Musik Klasik_Doulce Memoire (1)Yoyon Darsono, pengamat seni dan budaya Sunda sekaligus Dosen Seni Institut Seni dan Budaya Indonesia ini tergabung dalam Komodo Project bersama drummer Gilang Ramadhan dan bassist Pra Budi Dharma. Ketiganya tampil di Auckland Indonesia Festival tahun 2015 dengan menampilkan musik tradisional Indonesia. Maestro musik Sunda yang menguasai berbagai macam alat musik karawitan seperti rebab, suling dan terompet tersebut juga tergabung dalam grup jazz Krakatau yang digawangi Dwiki Darmawan dan ber-moto “Karawitan within the progression of modern sound”. Ia juga sering menjadi pembicara dalam berbagai diskusi dan sanggar kerja seperti Sanggar Kerja Tari Rakyat dan Tata Rias Karakter Sunda di Padepokan Seni Jamparing Parikesit Jatinangor pada tahun 2015.

 

Kerjasama :

ifi-logoMusik Klasik_Doulce Memoire (2)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s