KISAH PEREMPUAN MENGALUN DALAM KERONCONG

Langgam Keroncong Bentara #16
KISAH PEREMPUAN MENGALUN DALAM KERONCONG
Bersama OK Satria Purna Yudha
Jumat, 22 April 2016 pukul 18.00 WITA

Siapa yang tak kenal atau tak terkenang lirik lagu “Aryati” yang puitik itu? Atau “Juwita Malam” yang berkali di-remake dan dinyanyikan ulang oleh sejumlah musisi legenda tanah air. Bukan hanya Ismail Marzuki yang menjadikan sosok perempuan sumber ilhamnya, sejumlah musisi dunia bahkan juga penyair, novelis hingga sutradara film, telah mengangkat dunia seputar perempuan menjadi karya masterpiece yang melegenda hingga kini.

Sebut saja, novel Madame Bovary (karya novelis Gustave Flaubert ), Anna Karenina (karya Leo Tolstoy), Nyi Ontosoroh dalam Bumi Manusia (karya Pramoedya Ananta Toer), sajak Cintaku Jauh di Pulau atau Senja di Pelabuhan Kecil (karya Chairil Anwar), film R.A. Kartini (karya sutradara Sjuman Djaya), atau komposisi musik yang immortal, Ave Maria (karya komposer Schubert).

LKB_14 (2)Sejumlah musisi keroncong wanita juga masih lekat dalam benak masyarakat hingga kini, antara lain Waldjinah dan Sundari Soekotjo. Waldjinah merupakan seniman keroncong asal Solo yang dikenal dengan lagunya Walang Kekek. Pada masa kejayaan musik keroncong (sekitar tahun 1960an), Waldjinah menjuarai Bintang Radio Indonesia. Lagu-lagunya yang terkenal antara lain; Ande-Ande Lumut, Rudjak Ulek, Suwe Ora Jamu, Gethuk Lindri, dan lain-lain. Sementara Sundari Soekotjo, terkenal sebagai Si Dewi Keroncong dari Istana. Tokoh keroncong kelahiran tahun 1965 ini pernah terpilih sebagai finalis Festival Keroncong Remaja (1978). Ia juga merupakan wanita pertama yang menerima penghargaan Keroncong Award dari Yayasan Bina Suci dan Radio Republik Indonesia (2002).

Langgam Keroncong Bentara kali ini akan menampilkan Orkes Keroncong Satria Purna Yudha, membawakan lagu-lagu yang sejalan dengan tema acara, semisal Kr. Aryati (cipt. Ismail Marzuki), Wanita (cipt. Ismail Marzuki), Juwita Malam (cipt. Ismail Marzuki), O’Sarinah (cipt. Ismail Marzuki), dll. OK Satria Purna Yudha (Paguyuban Purnawirawan TNI Polri) Canggu Permai ini dipimpin oleh H. Kasno. Sebagai koordinator musik dan pemain biola adalah Herman Zakaria, H. Mudji Raharjo (Cello), Yudha (Bass), Herman Ramadsyah (Cak), Bagus (Cuk), Agus Wibowo (Flute), serta vokal; Trenggono, M. Mukri, Samir Khan, Adinda Dewi, Mulyani, Lisa Emeraldo, Rosmala Tanjung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s