Pustaka Bentara “CUPAK TANAH” KARYA PUTU SATRIA KUSUMA

Pertunjukan Teater, Pemutaran Film & Diskusi
Sabtu, 19 Maret 2016, pukul 18.30 WITA

Cupak_Tanah (1)Pustaka Bentara kali ini akan mendialogkan buku kumpulan naskah drama karya Putu Satria Kusuma berjudul “Cupak Tanah”. Buku ini meraih penghargaan Widya Pataka 2015 dari Pemprov Bali merangkum 8 naskah drama. Naskah-naskah drama merefleksikan pencarian Putu Satria sebagai aktor sekaligus sutradara yang mencona mengkritisi beragam problematik di Bali, semisal drama “Cupak Tanah” serta “Bayangan di Depan Bulan”. Sebagian besar lakon-lakon dalam buku itu telah dipentaskan bersama Kampung Seni Banyuning, sebuah kelompok teater yang didirikan oleh Putu Satria Kusuma di tanah kelahirannya, Buleleng.

Selain diskusi, akan diadakan pula pemutaran film dokumenter, menggambarkan memoar kreatif Putu Satria Kusuma. Digarap khusus juga sebuah pertunjukan teater “Kisah di Ruang Tunggu” salah satu naskah dalam buku “Cupak Tanah”. Sejumlah foto terpilih karya Ida Bagus Darmasuta, Agus Wiryadhi Saidi dan Phalayasa, akan dihadirkan dalam acara ini, merangkum momen-momen dramatik pertunjukan Putu Satria Kusuma. Ida Bagus Darmasuta bertindak sebagai narasumber diskusi.

PUTU SATRIA KUSUMAPutu Satria Kusuma, sastrawan dan dramawan kelahiran tahun 1964 ini telah menulis dan menyutradarai sejumlah sinetron, hingga memenangkan berbagai penghargaan, di antaranya Pemenang Ketiga Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta (1998), meraih hibah Yayasan Kelola (2007), Penghargaan dari Menbudpar RI atas Skenario Film ‘Romantika Mesin Cusi (2005) serta menampilkan pertunjukan ‘Cupak Tanah’ di Bentara Budaya Jakarta (2000), Gedung Kesenian Jakarta (2000), CCCL Bandung (2007), dan berbagai kegiatan di beberapa kota di Indonesia. Karya filmnya antara lain “Janger Kolok” mendapat penghargaan di PKB dan Kemenbudpar RI, “Subak Pancoran” mendapat penghargaan di PKB dan Lima Besar di Denpasar Festival Film Dokumenter, “Tabuh Rah dan Tajen”, serta “Renganis Seni Vokal dari Bali Utara”. Karya cerpennya juga masuk dalam kumpulan Komunitas Sastra Indonesia dan Lobakan.

Pustaka_ida bagus darmasutaIda Bagus Darmasuta lahir di Denpasar, 10 April 1962. Ia menulis naskah drama Bunga Layu Mekar Kembali [1989], Jika Tangan Telah Menyatu [1990], dan Bondar [1990], telah ditayangkan oleh TVRI Denpasar. Darmasuta juga menulis puluhan naskah pendek untuk kepentingan Lomba Calon Bintang Film dan Sinetron yang diselenggarakan oleh Kofina [Koperasi Film Nasional] Cabang Bali bekerja sama dengan TVRI Denpasar [1989—1990]. Semasa menjadi mahasiswa di Fakultas Sastra Universitas Udayana, Ia terbilang sebagai penggagas lomba drama modern se-Bali. Ia pernah menjabat Kepala Balai Bahasa [2000—2005], aktif mengadakan kegiatan kesastraan dan kebahasaan, serta memfasilitasi penerbitan buku sastra dan bahasa. Pada tahun 2007, ia memperoleh Penghargaan Sastra Rancage atas jasanya membina dan memfasilitasi penerbitan buku sastra Bali modern. Ia juga kerap diminta sebagai pembicara, maupun sebagai juri untuk berbagai kegiatan sastra.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s