Pameran Seni Grafis Karya Pemenang & Finalis KOMPETISI INTERNASIONAL TRIENALE SENI GRAFIS INDONESIA V 2015

Pembukaan : Jumat, 15 Januari 2016, pukul 18.30 WITA
Pameran berlangsung : 16 – 25 Januari 2016, pukul 10.00 – 18.00 WITA
Diskusi/Workshop Grafis : Sabtu, 16 Januari 2016, pukul 18.30 WITA

Trienale Seni Grafis Indonesia kembali digelar, kali ini adalah tahun ke-5 penyelenggaraannya (2015). Berbeda dengan sebelumnya, kompetisi tiga tahunan ini dibuka untuk pegrafis dari luar negeri. Tercatat 355 karya dari 198 peserta, berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Cilegon, Bandung, Yogyakarta, Magelang, Solo, Sukoharjo, Semarang, Kudus, Probolinggo, Surabaya, Bali, Padang, Lampung, Palembang, Balikpapan dan Papua. Sedangkan dari luar negeri meliputi Amerika Latin, Argentina, Australia, Belgia, Brazil, Bulgaria, Canada, Cina, Italia, India, Jepang, Jerman, Kroasia, Kolombia, Malaysia, Mesir, Peru, Polandia, Serbia, Spanyol, Swedia, Thailand dan Turki. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa seni grafis masih diminati oleh pegrafis dalam maupun luar negeri.

Dewan juri yang terdiri dari Aminudin TH. Siregar, Tisna Sanjaya, Bambang Bujono, Devy Ferdianto, Syahrizal Pahlevi dan kurator Bentara Budaya, telah melakukan penilaian dalam tiga tahap melalui perdebatan yang panjang, mulai tahapan semi finalis, finalis hingga pemenang. Kompetisi Trienale Seni Grafis Indonesia yang diselenggarakan Bentara Budaya ini menggambarkan keseriusan para pegrafis yang dari penyelenggaraan satu ke penyelenggaraan berikutnya, terus mengembangkan kreativitas dan meraih pencapaian-pencapaian yang terbilang cemerlang.

Penyelenggaraan Trienale ke-5 yang didominasi oleh para pegrafis luar negeri diharapkan dapat semakin memberikan semangat kepada pegrafis Indonesia untuk terus berkarya dan berkompetisi secara sehat dengan menghasilkan karya-karya yang unggul. Sebagai pemenang adalah: Jayanta Naskar (Pemenang I – India) dengan karya bertajuk “Reinvention of Myself” (teknik colour etching dan intaglio), Puritip Suriyapatarapun (Pemenang II – Thailand) dengan karya bertajuk “Our Whole Life Searching” (teknik lithografi), Muhlis Lugis (Pemenang III – Indonesia) dengan karya berjudul “Addiction” (teknik cukil kayu).

Adapun finalis yang karyanya turut dipamerkan kali ini antara lain : Tobias Crone (Argentina), Cleo Wilkinson (Australia), Kumara Swamy Pashikanti (India), Rahul Dhiman (India), Rakesh Bani (India), Suguresh Sultanpur (India), Vijay Bagodi (India), Fajar Nurhadi (Indonesia), Muhammad Sigit Ramadhan (Indonesia), Malcolm Smith (Indonesia), Prayitno (Indonesia), Rachmawati Widyasari (Indonesia), Sri Maryanto (Indonesia), Remo Giatti (Italia), Sandro Bracchitta (Italia), Silvana Martignoni (Italia), Derek Michael Besant (Kanada), Martin Garcia – Rivera (Puerto Rico), Chayan Pol-Asa (Thailand), Ralph Kiggell (Thailand), Teerayut Moungtong (Thailand), Thammasin Darunkan (Thailand), Melihat Tuzun (Turki).

Selain di Bentara Budaya Bali, pameran seni grafis ini juga dikelilingkan di Bentara Budaya Jakarta (22 -31 Oktober 2015), Bentara Budaya Yogyakarta (6 -14 November 2015), House of Sampoerna (3 Desember 2015-3 Januari 2016) dan berakhir di Balai Soedjatmoko Solo (20 -26 Februari 2016). Serangkaian pameran juga diselenggarakan diskusi dan workshop seni grafis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s