Akademika Bentara PAMERAN TUGAS AKHIR MAHASISWA SENI RUPA UNDIKSHA 2015 “MEMORY IMAGE”

Akademika Bentara
PAMERAN TUGAS AKHIR MAHASISWA SENI RUPA UNDIKSHA 2015 “MEMORY IMAGE”
Pembukaan : Kamis, 13 Agustus 2015, pukul 18.30 WITA
Pameran berlangsung : 14 – 19 Agustus 2015, pukul 10.00 – 18.00 WITA

Akademika Bentara kali ini menghadirkan pameran karya mahasiswa tingkat akhir Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, bertajuk “Memory Image”. Pameran Tugas Akhir kerjasama dengan Jurusan Pendidikan Seni Rupa Undiksha ini diikuti 60 mahasiswa semester 7 dan 9, meliputi seni lukis, patung, kriya kayu, kriya logam, kriya tekstil, kriya keramik, grafis, DKV, fotografi dan dekorasi. Sebagai kurator adalah Hardiman.

Foto keseluruhan karya - Copy

Adapun para peserta pameran antara lain Dadung Novela Sandi, I Kadek Agus Edi Yudana, Voni Wijayanti, Mohammad Choirul Anam, Nila Kusuma Dewi, S. Gan Tatang Sukandar, Putu Andika Panendra, I Putu Agus Santika Putra, Ketut Hersa Swadharma Putro Giri, Luh Budiaprilliana, Ni Luh Gede Dewi Suputri, I Komang Trisnayana, Ni Wayan Septiari, Mohammad Arifurrohman, I Made Winarta, Galih Efendi, I Gd Md Feri Wijaya, Alimudin, Riza Nur Hanafi, Ni Luh Ekmi Jayanti, I Wayan Lias, I Gede Yogi Saputra, I Made Santika Putra, Putu Ngurah Suartana, I Wayan Gede Adiartha, I Made Suastika Yasa, Apriliya Saputra, Kusyoman Widiat Permana, Febri Indra Laksmana, Naufal Aiman, Nurul Iman, I Kadek Susilan Priangga, Nurul Rahman, Rido Amriadi, Ni Made Kusuma Dewi, Ika Rahayu Hariyati, Kholilolloh, Wirya Adnyana I Komang, Dedi Sukirman, Neli Syamsiah, Komang Juliawan, Dewa Putu Sudiarta, Putu Ari Widana, Yasa Istiqomah, I Kadek Budiana, Pt Sumerta Adi Putra, Fitri Ayu Nur, Merta Wira Miharja, Herman Susanto, I Made Edy Suastawa dan I G Dwitra N Artista.

Sebagian besar peserta pameran ini menggubah karyanya berdasarkan pengalaman diri. Suatu peristiwa teralami atau terlihat pada masa lalu. Pengalaman ini membekas dalam ingatan para peserta dan menjadi pemicu untuk menggubah karya seni rupa. Pengalaman masa kanak-kanak, masa remaja, atau masa yang baru saja teralami membekas begitu kuat dan menjadi penggugah daya kreatif. Sebagian yang lain lebih terdorong dari proses mengamati. Menariknya kesan ingatan ini sekaligus juga diharirkan sebagai pokok karya, pokok persoalan, pokok bahasan atau subject-matter dalam karya mereka.

DESKRIMINASI JEMBATAN MERAH, 100cmx100cm - Copy

Bahasa ungkap yang dipilih mereka adalah cenderung lugas, terbuka, telanjang, dan apa adanya. Bahasa ungkap yang bersembunyi-sembunyi di balik metafora dan simbol misalnya, sungguh bukan pilihan mereka. Dengan demikian, proses apresiasi dan komunikasi dengan karya mereka pun adalah proses yang serba terbuka, mudah, dan cepat. Inilah kecenderungan pilihan komunikasi masa kini.

FOTO KARYA SEPTI. - Copy

Bertimbang pada hal itu, maka pameran ini diberi tajuk “Memory Image”. Penjelasannya, memori image (kesan ingatan) adalah suatu obyek atau pengalaman yang direkonstruksikan kembali di dalam ingatan. Bingkai kuratorial ini adalah bingkai yang dibuat setelah materi pameran (karya) tersedia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s