Sinema Bentara “Perempuan Dalam Sinema”

Sinema Bentara
PEREMPUAN DALAM SINEMA
Sabtu – Minggu, 18 – 19 April 2015, Pukul 16.00 WITA

Kisah dan problematik seputar perempuan selalu menarik untuk diangkat dalam dunia film. Sutradara sebagai sang kreator mendayagunakan imajinasinya untuk mengeksplorasi isu-isu terkait perempuan dan menghadirkannya secara lebih populer ke layar lebar. Melalui tayangan audio-visual yang direkam kamera, masyarakat dapat menikmati karya sang kreator dan melihat realitas kehidupan perempuan di sekitarnya.

Sinema Bentara kali ini menampilkan karya-karya sineas lintas bangsa yang bertutur perihal kehidupan berikut ragam persoalan yang kerap dihadapi oleh perempuan. Tidak hanya berhenti sebagai ‘objek’ yang senantiasa diperbincangkan dalam film, program ini juga menghadirkan film karya sutradara perempuan, peraih berbagai penghargaan internasional yang menarik untuk disimak.

Acara yang bekerjasama dengan Kalyana Shira Foundation, Alliance Francáise Bali dan Institut Français d’Indonésie (IFI), Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, serta Japan Foundation Jakarta ini juga diniatkan untuk memperingati Women’s International Day dan Hari Kartini yang jatuh pada bulan April. Film-film yang akan diputar adalah Tanah Mama (Asrida Elizabeth), Perempuan Punya Cerita (Nia Dinata), Daun di Atas Bantal (Garin Nugroho); Caramel (Nadine Labaki); dan Hankyū Densha (Yoshishige Miyake).

Selain pemutaran 5 film dari Indonesia, Jepang, dan Lebanon, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan sesi diskusi yang mengulas lebih jauh tentang problematik yang dialami oleh perempuan baik yang terefleksikan dalam karya sinema maupun pada realitas masyarakat di Indonesia, khususnya Bali.

Sinopsis Film
1. Tanah Mama (Indonesia, Dokumenter, 2015, 65 Menit, Sutradara: Asrida Elizabeth)
Didukung oleh Kalyana Shira Foundation

Poster Tanah MamaFilm ini mengisahkan tentang perjuangan seorang perempuan yang mengalami kekerasan dan diskriminasi yaitu Mama Halosina. Ia adalah seorang ibu, istri, dan perempuan Papua pekerja keras yang hidup di area pedalaman Yahukimo, sekitar 5 jam berjalan kaki dari pinggiran kota Wamena. Mama menghidupi diri dan empat anaknya yang ditinggal menikah lagi oleh ayah mereka. Mama mengandalkan ubi dan sayuran hasil kebun, bekerja seorang diri tanpa bantuan suami dan menanam ubi hasil kebun tidaklah cukup. Harapan akan dukungan suami berujung pada urusan denda adat yang harus dibayar mama di kampung.

2. Perempuan Punya Cerita (Indonesia, Fiksi, 2008, 105 menit, Sutradara: Nia Dinata)
Didukung oleh Alliance Francáise Bali

Perempuan_Punya_Cerita_PosterFilm ini merupakan sebuah karya omnibus, dibuat oleh empat sutradara yang memiliki satu benang merah sebagai tema, yaitu perempuan. Empat cerita dalam film ini adalah Cerita Pulau; Cerita Yogyakarta; Cerita Cibinong, dan Cerita Jakarta. Keempatnya mengisahkan masalah perempuan dalam konteks sosial yang berbeda, namun semua tokoh utamanya mengalami kekalahan menghadapi “kekuasaan” yang ada di luar dirinya. Film ini telah diputar pada berbagai ajang festival film internasional, di antaranya: Bangkok World Film Festival (2008); Louis Vuitton Hawaii International Film Festival (2008); Busan International Film Festival, Busan 2008; LA Asian Pacific Film Festival, Los Angeles, USA 2008; Indonesian Silver Screen, Festival Indonesia – Melbourne, Oct 2009; serta Swiss Black Movie Film Festival, Geneva 2010; dll.

3. Daun di Atas Bantal (Indonesia, Fiksi, 1998, 83 menit, Sutradara: Garin Nugroho)

Daun_di_Atas_BantalFilm ini bercerita tentang kisah seorang wanita, Asih (Christine Hakim) yang menjadi Ibu asuh bagi beberapa anak jalanan yang memiliki kehidupan keras dan kompetitif. Berbagai macam permasalahan, mulai dari apa yang harus dimakan hari itu, sampai konflik dengan suami mewarnai perjalanan keseharian wanita tersebut. Film ini meraih penghargaan sebagai film terbaik dan pemeran wanita terbaik pada Asia Pacific Film Festival 1998; Silver Screen Award- Best Asian Feature Film pada Singapore International Film Festival 1999; Special Jury Prize pada Tokyo International Film Festival 1998.

4. Caramel (Lebanon, Fiksi, 2007, 96 menit, Sutradara: Nadine Labaki)
Didukung oleh Alliance Francáise Bali

Caramel_posterFilm berbahasa Arab dan Perancis ini menceritakan problematik lima perempuan beragam usia yang berkumpul dan bersahabat di salon kecantikan bernama Si Bella. Masing-masing adalah Layale, Nisrine, Rima, Jamale dan Rose (Siham Haddad). Film ini diputar pada berbagai festival film internasional, di antaranya: Cannes International Film Festival tahun 2007, meraih Youth Award San Sebastián 2007; FIPRESCI Prize in Stockholm Film Festival 2007; Black Pearl Award for Best Actress Middle East International Film Festival, a Toronto International Film Festival 2007; Copenhagen International Film Festival 2007; London Film Festival 2007; serta sebagai official Lebanese Entry to the Academy Awards (Oscars) pada kategori Best Foreign Language Film.

5. Hankyū Densha (Jepang, Fiksi, 2011, 109 menit, Sutradara: Yoshishige Miyake)
Didukung oleh Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dan Japan Foundation Jakarta

Hankyu_Densha-p1Film yang mengambil latar di Kota Kobe ini menceritakan tentang tiga perempuan; Shoko Takase, seorang nenek, Tokie Hagiwara dan mahasiswi Misa Morioka. Ketiganya bertemu di dalam Kereta Listrik Hankyū jalur Imazu dan berinteraksi juga bersama tokoh-tokoh lain di dalamnya yang saling mempengaruhi jalan hidup masing-masing. Film ini telah diputar pada berbagai festival film Internasional semisal Okinawa International Movie Festival 2011- meraih penghargaan Golden Shisa Award dan Peace Category; Busan International Film Festival 2011; Pemeran pendukung wanita terbaik pada Kochi Film Awards 2011; dan mendapatkan penghargaan Sutradara Terbaik (Pendatang Baru) pada Osaka Cinema Festival 2012.

Jadwal Pemutaran Film
Sabtu, 18 April 2015
16.00 WITA Perempuan Punya Cerita
18.00 WITA Tanah Mama
20.00 WITA Hankyū Densha

Minggu, 19 April 2015
16.00 WITA Daun di Atas Bantal
18.00 WITA Diskusi
19.00 WITA Caramel

*) Jadwal pemutaran film tentative. Konfirmasi : 089643463130

Partner :
japanfoundation200AF Bali 02 a

logo-ksfoundation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s