Sinema Bentara “Dunia Mafioso Seputar Kita”

Sinema Bentara
DUNIA MAFIOSO SEPUTAR KITA
Sabtu – Minggu, 14 – 15 Maret 2015, Pukul 16.00 WITA

TheGodfatherAlPacinoMarlonBrando (1)Dunia kriminal dan kehidupan para mafioso memang menarik dituangkan sebagai karya film. Tidak sedikit film-film bermutu yang melegenda, semisal trilogi The Godfather, karya sutradara Francis Ford Coppola dengan bintang-bintang tersohor semisal Marlon Brando, Robert de Niro, Al Pacino, James Caan dan lain-lain, mengisahkan kehidupan nan pelik, penuh konflik dan intrik dari para penjahat, berikut kisah-kisah kemanusiaannya yang unik sekaligus menyentuh. Film-film dengan tema kriminal, baik mengenai preman jalanan kelas teri maupun penjahat-penjahat kaliber tinggi yang melibatkan konspirasi penguasa dan pengusaha, terbukti tak hanya jadi unggulan produser-produser Hollywood, melainkan mewabah juga ke Bollywood, industri film Eropa, hingga Jepang, Korea, tak ketinggalan Indonesia.

Sosok-sosok jahat dituturkan dalam serangkaian kejadian yang memikat secara akting maupun visual, sehingga menimbulkan kritik bahwa jangan-jangan melalui film-film semacam inilah banyak orang akhirnya menjadikan tokoh dunia kegelapan sebagai idola atau hero laiknya Robin Hood. Selain menayangkan film-film terpilih tentang dunia mafioso di sekitar kita, Sinema Bentara kali ini akan menyuguhkan rangkuman thriller sinema bertema kejahatan yang telah melegenda selama ini.

Sinema Bentara kali ini adalah buah kerjasama dengan Pusat Kebudayaan Jerman Goethe Institut dan Alliance Francaise Denpasar , menghadirkan sejumlah film terpilih dengan sutradara dan aktor-aktris mumpuni, serta telah meraih berbagai penghargaan internasional. Film-film tersebut antara lain Carte Blanche (Heidi Specogna, 91 menit, 2011), Sturm (Hans-Christian Schmid, 110 menit, 2008-2009), Die Polizistin (Andreas Dresen, 86 menit, 2001), Revision (Philip Scheffner, 106 menit, 2011/12), 36th Precinct (Olivier Marchal, 111 menit, 2004), MR 73 (Olivier Marchal, 125 menit, 2008), Polisse (Maïwenn, 127 menit, 2011), dll.

Sinopsis Film :

Carte Blanche
Sutradara: Heidi Specogna, dokumenter, 91 menit, 2011
(Didukung Goethe Institut)

carte-blancheMahkamah Pidana Internasional (ICC) diDen Haag melakukan investigasi terhadap Jean-Pierre Bemba, panglima perang yang kemudian menjadi wakil presiden Republik Demokratik Kongo. Setelah diminta datang oleh Ange Félix Patassé, Presiden Republik Afrika Tengah, pasukan Bemba menebar teror dan ketakutan di negeri itu. Pemimpin mereka seakan-akan memberikan kebebasan penuh untuk melakukan pembunuhan dan pemerkosaan, penjarahan dan penghancuran. Tahun 2008 para penyelidik mulai melakukan investigasi di tempat. Bemba ditahan di Den Haag; sidang-sidang awal diselenggarakan untuk menentukan keabsahan proses terhadap dirinya. Pada bulan Juli 2010 sidang pengadilan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Tim pembuat CARTE BLANCHE adalah tim film dokumenter pertama dan sampai saat ini satu-satunya yang diizinkan mendampingi para penyelidik ICC dalam lawatan keluar negeri. Pengamatan Heidi Specogna diwarnai oleh kedekatan terhadap para penyelidik dan para korban. Berkat kepekaan sang pembuat film dan kehati-hatian para periset, film ini tidak terperosok ke pencarian sensasi.

Sturm
Sutradara: Hans-Christian Schmid, fiksi, 110 menit, 2008-2009
(Didukung Goethe Institut)

Sinema StrumHannah Maynard menjadi penuntut umum pada proses sidang penjahat perang  Goran Duric di pengadilan internasional diDen Haag. Ketika saksi utamanya berbalik  menyangkal kesaksiannya dan tak lama kemudian bunuh diri, maka Hannah pergi ke  Sarajevo. Disana dia bertemu dengan saudara perempuan saksi dan dengan bantuannya, hakim yang berani ini mencoba supaya Duric dijatuhi hukuman.

Polizistin, Die
Sutradara: Andreas Dresen,fiksi, 86 menit, 2001
(Didukung Goethe Institut)

polizistinSegera setelah lulus dari sekolah kepolisian, seorang polwan muda ditempatkan di  Rostock dan harus menghadapi masalah sosial dan kemanusiaan yang berat di  lingkungan kerjanya yang baru. Upayanya untuk memahami orang-orang yang  tersandung, tetapi juga pencariannya akan sedikit kehangatan menimbulkan masalah  baru. Sebuah pandangan realistis terhadap kehidupan petugas polisi wanita.

Revision
Sutradara: Philip Scheffner, dokumenter, 106 menit, 2011/12
(Didukung Goethe Institut)

Di musim panas dua orang ditembak mati di sebuah ladang di dekat perbatasan Jerman-Polandia. Grigore Velcu dan Eudache Calderar, keduanya asal Rumania. Pertanyaan seputar kematian mereka sampai sekarang belum terjawab tuntas. Kabarnya, dalam kegelapan seorang pemburu keliru menyangka kedua laki-laki itu babi hutan. Kasus ini sempat disidangkan di pengadilan selama bertahun-tahun, tetapi banyak pertanyaan tidak diajukan dan banyak petunjuk tidak dihiraukan; para terdakwa akhirnya divonis bebas. Sekitar 20 tahun kemudian Philip Scheffner mengangkat kembali kasus ini melalui film. Ia mengumpulkan informasi dari sanak keluarga dan kenalan para korban di Rumania, dari saksi di Jerman, dan ia juga memeriksa tempat kejadian. Beberapa hal lama tetapi sekaligus baru pun terungkap. Akhirnya muncul keraguan terhadap versi resmi, namun beberapa kejanggalan tetap tidak terpecahkan.

36th Precinct
Sutradara: Olivier Marchal, fiksi, 111 menit, 2004
(Didukung Alliance Francaise Denpasar)

36rh precinctDi tengah kehidupan kriminal kota Paris, pihak kepolisian dihadapkan pada sekelompok perampok yang melakukan kejahatannya dengan kekerasan. Sementara di sisi lain, dua perwira polisi, Leo Vrinks dan Denis Klein, bersaing untuk menangkap geng perampok tersebut untuk memperoleh promosi di satuan kepolisiannya. Sayangnya, persaingan keduanya telah mengaburkan batas-batas moralitas hingga nyaris tak dapat lagi dibedakan antara polisi dan penjahat yang mereka kejar. Ketika tanpa sengaja Vrinks terlibat dalam pembunuhan, Klein merebut kesempatan dan mengatur penangkapan Vrinks. Situasi menjadi kian tidak terkendali ketika Camille, istri Vrinks, berusaha membalas dendam. Film ini dinominasikan dan meraih penghargaan antara lain; César Awards dan Golden Graals.

MR 73
Sutradara : Olivier Marchal, fiksi, 125 menit, 2008
(Didukung Alliance Francaise Denpasar)

18897327Schneider, seorang inspektur polisi tua juga mengalami trauma akibat kecelakaan yang dialami keluarganya. Hal tersebut membuatnya depresi dan menjadi pecandu alkohol. Kecanduannya pada minuman keras membuat Schneider nyaris menghancurkan karirnya sebagai polisi. Sementara di saat yang sama, ia sedang menangani kasus pembunuhan berantai di mana semua korbannya adalah wanita. Iapun bertemu dengan Justine, seorang perempuan muda yang memiliki traumatis karena menyaksikan pembunuhan brutal terhadap kedua orang tuanya. Pengalaman pahit tersebut terus menghantuinya, terlebih ketika ia mengetahui sang pembunuh, Subra, akan dibebaskan dalam waktu dekat. Mampukah Scheider melindungi Justine dari ancaman pembunuh berantai? Ataukah ada rahasia lain di balik pertemuan keduanya?

Polisse
Sutradara : Maïwenn, Fiksi, 127 menit, 2011
(Didukung Alliance Francaise Denpasar)

Polisse_posterPolisse berkisah tentang CPU (Child Protection Unit), sebuah satuan kepolisian di Paris yang secara khusus menangani masalah-masalah yang terjadi pada anak-anak dan remaja, seperti kekerasan (baik fisik, mental maupun seksual), penganiayaan, pemerkosaan, kejahatan, dan sebagainya. Film ini memenangkan Jury Prize di Festival Film Cannes 2011 dan dinominasikan untuk 13 César Award.

Jadwal Pemutaran Film :

Sabtu, 14 Maret 2015 

Pukul 16.00 WITA    : Carte Blanche (Jerman)

Pukul 18.00 WITA    : Die Polizistin  (Jerman)

Pukul 20.00 WITA   : Polisse (Perancis)

Tempat : Bentara Budaya Bali

Minggu, 15 Maret 2015 

Pukul 16.00 WITA    : 36th Precinct (Perancis)

Pukul 18.00 WITA    : MR 73 (Perancis)

Pukul 20.00 WITA   : Revision (Jerman)

Tempat : Bentara Budaya Bali

*)jadwal pemutaran sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi di lapangan. Konfirmasi: 089643463130

Fringe Event

Pukul 16.00 WITA  : Strum (Jerman)

Tempat : Universitas Udayana, Sudirman

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s