Konser Gitar Klasik : Lianto Tjahjoputro dan Intan Mayadewi

Konser Gitar Klasik
LIANTO TJAHJOPUTRO & INTAN MAYADEWI
Selasa, 24 Maret 2015, Pukul 19.00 WITA

Ini merupakan konser gitar klasik kali pertama di Bentara Budaya Bali, menghadirkan Lianto Tjahjoputro dan Intan Mayadewi. Selain mempersembahkan komposisi karya maestro JS. Bach, kedua seniman musik ini akan menyuguhkan pula komposisi-komposisi klasik dari Isaac Albeniz, M de Falla, F.Mendelssohn, N. Paganini, A. Lara, Mimis Traiforos & Michalis Souyeoul.

Acara ini bekerjasama dengan Amabile Music Studio Bali. Selama satu setengah jam hadirin akan diajak meresapi kesunyian, kebahagiaan dan pencarian keindahan sang seniman melalui petikan-petikan gitar yang piawai dimainkan oleh pasangan pemusik ini. Nomor-nomor yang akan dimainkan antara lain; Little Prelude BWV 926, Adagio BWV 564, Ave Maria BWV 846, Gigue BWV 996, Johannes Passion BWV 245 (JS. Bach), La vide breve (M de Falla), Asturias, Torre Bermeja (Isaac Albeniz), Canzonetta (F.Mendelssohn), Caprice 24( N. Paganini), Granada (A. Lara) dan Greek Love Song (Mimis Traiforos & Michalis Souyeoul).

LiantoTjahjoputro3Lianto Tjahjoputro, lahir di Banyuwangi, 14 Januari 1963. Ia merupakan gitaris klasik virtuoso Indonesia, dikenal karena kemampuannya melakukan virtouso dengan tingkat kesulitan tinggi yang hanya bisa dilakukan oleh beberapa gitaris dunia. Ia pernah belajar kepada Profesor Eliot Fisk. Pada tahun 1991 ia memenangi Mimbar Juara Indonesia Gitar Klasik (Indonesian Classical Guitas Champion). Namanya juga tercatat dalam ensiklopedi musik internasional “Enciclopedia de la Guitarra”, yang diterbitkan oleh Fransisco HerreraSedari tahun 2009 – 2014, Lianto Tjahjoputro mentranskripsi lagu -lagu yang awalnya tidak mungkin dimainkan pada gitar, yaitu Johannes Passion Bach yang dikerjakan selama 2 tahun dan Matthaus Passion Bach yang dikerjakan selama 3 tahun.

Simak petikan pertunjukan Lianto Tjahjoputro melalui link berikut : youtube/liantotjahjoputro

IntanMayadewi5Intan Mayadewi Tjahjaputro, adalah gitaris klasik dan soprano. Telah mempelajari gitar sedari kecil dari sang ayah, Lianto Tjahjoputro. Ia pernah tampil dalam konser-konser antara lain; Pagelaran Gitar Kolosal Rakyat Indonesia – PGKRI (2006), konser gitar klasik di Erasmus Huis Jakarta (2007), dll. Ia pernah belajar gitar dengan musisi Jerman Anna Koch serta vokal kepada penyanyi opera mumpuni dari University of Arts in Cologne, Germany. Kini ia merupakan pengajar gitar dan vokal di PKGRI.

Partner:

AMABILE LOGO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s