Dialog Budaya 100 Tahun Gong Kebyar “A TRIBUTE TO GONG KEBYAR”

Dialog Budaya 100 Tahun Gong Kebyar
“A TRIBUTE TO GONG KEBYAR”
Minggu, 9 November 2014, pukul 17.00 – 22.00 WITA

Serangkaian festival “A Tribute to Gong Kebyar”, merayakan satu abad (seratus tahun) keberadaan Gong Kebyar, diselenggarakan seminar internasional yang menghadirkan pembicara-pembicara mumpuni, yakni Prof. Rahayu Supanggah (komposer dari Solo), Andrew McGraw,Ph.D., (komposer dan peneliti dari Amerika Serikat), I Wayan Sudirana, Ph.D., (seniman dan komposer dari Ubud), I Kadek Suartaya, S.SKar.,M.Si. (pemerhati tari dan gamelan Bali, ahli kerawitan ISI Denpasar), Wayan Gde Yudane (komposer dari Denpasar), Zachary Hejny (seniman dan peneliti dari Amerika Serikat), dan juga Prof. Dr. I Wayan Rai, S. MA (Staff Ahli Kementrian – Hubungan Luar Negeri, Dikti RI). Program ini diselenggarakan tanggal 9 November 2014 di Bentara Budaya Bali.

Festival “A Tribute to Gong Kebyar” ini diawali sebuah konser internasional Musik Gamelan Baru di Bentara Budaya Bali pada tanggal 15 Mei 2014, menghadirkan tiga komposer bereputasi internasional bersama grup masing-masing, yakni I Wayan Gde Yudane dari Sekaa Gamelan Wrdhi Cwaram, Dewa Alit dari Sekaa Gamelan Salukat dan I Wayan Sudirana dari Sanggar Cenik Wayah. Pertunjukan dilanjutkan pada tanggal 13 Juli 2014, bertempat di Pura Dalem Ubud, kali ini mengetengahkan karya-karya kebyar klasik era 50-an seperti Jaya Warsa dari Geladag, Penarik Becak dari Peliatan, Abdi Budaya dari Perean, dan salah satu gegenderan gubahan I Gusti Putu Griya “Sekar Gendot”. Selain itu, pada pertunjukan tersebut ditampilkan pula karya kreasi gamelan baru yang berangkat dari semangat Gong Kebyar, di antaranya karya komposer Wayne Vitale bersama Sekaa Bina Yowana Canti, komposer Wayan Sudirana, Wayan Gde Yudane, dan Dewa Alit.

Serangkaian dengan acara seminar tersebut, diadakan pula kegiatan pada tanggal 7 hingga 10 November 2014 di Ubud, yakni berbagai pertunjukan seni yang berangkat dari semangat penciptaan Gong Kebyar, sebentuk pencarian untuk meraih pembaruan di bidang gamelan, pentas seniman tua, konser musik gamelan baru, juga bazaar rakyat yang guyub dan hangat.

Kebyar_SupanggahProf. Rahayu Supanggah adalah seorang komponis yang secara khusus menekuni musik tradisional Jawa. Ia masuk pendidikan formal kesenian di Konservatori Karawitan Indonesia (KOKAR), kemudian melanjutkan ke ASKI (sekarang ISI) Surakarta. Tahun 1985 ia menyelesaikan studi S3-nya di bidang Etnomusikologi di Université de Paris VII, Perancis. Ia telah membuat ratusan komposisi dan berkolaborasi dengan ratusan seniman dan sutradara dunia dalam bidang musik, film, teater, tari dan seni rupa/instalasi. Beberapa karyanya yang dikenal secara internasional seperti “Realizing Rama” dan menyusun skor musik untuk pentas musik “I La Galigo” (kisah epik masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan) arahan sutradara Robert Wilson asal Amerika Serikat. Komposisi musiknya untuk Opera Jawa (2006) arahan sutradara Garin Nugroho memenangkan penghargaan Best Composer dalam Asian Film Award tahun 2007.

kadek suartaya_resized_1I Kadek Suartaya, S.SKar.,M.Si., lahir di Desa Sukawati, Gianyar, Bali, 3 Desember 1960, adalah seniman multitalenta; pelukis, pemain drama, penari dan penabuh gamelan. Pendidikan S1-nya dalam bidang seni karawitan diselesaikannya di STSI Denpasar pada tahun 1988. Ia pengajar ISI Denpasar, juga redaktur jurnal seni budaya Mudra. Sebagai Seniman ia kerap diundang pentas di Spanyol (1992), Jerman, Belgia, Luxsemburg (1994), Jepang (1997, 2003, 2004, 2005, dan 2006), Swiss (2000), Peru (2002), Malaysia (2007), India (2008), Rusia (2010) dan Australia (2012). Aktif sebagai peneliti seni budaya dan produktif menulis esai dan kritik seni di Kompas, Gatra, The Jakarta Post, Koran Tempo, dan Bali Post. Saat ini tsengah menyelesaikan program doktor.

Kebyar_YudaneI Wayan Gde Yudane, lahir di Kaliungu, Denpasar, menghasilkan karya musik konser, teater, instalasi maupun film. Meraih penghargaan Melbourne Age Criticism sebagaiCreative Excellent pada Festival Adelaide, Australia (2000) berkolaborasi dengan Paul Gabrowsky; Penghargaan Helpman sebagai Musik Orisinal Terbaik, Adikara Nugraha dari Gubernur Bali sebagai Kreator Komposisi Musik Baru (1999). Tampil di Festival Jazz Wangarata, Australia (2001), keliling Eropa dengan Teater Temps Fort, Grup France and Cara Bali, juga Festival Munich dan La Batie. Karyanya: musik film ‘Sacred and Secret’ (2010), Laughing Water and Terra-Incognita, dan Arak (2004), serta sebagainya.

Kebyar_SudiranaI Wayan Sudirana lahir di Ubud, Bali, pada tanggal 31 Mei 1980. Dia adalah lulusan ISI Denpasar (2002), dan juga anggota pertama dari Sanggar Cudamani, sekaligus salah satu musisi yang aktif di dalam percaturan musik baru untuk gamelan Bali. Dia juga pernah menjadi “Artis in Residence” di University of British Columbia (UBC) dari 2004 sampai 2006, dan melanjutkan studi pada jenjang pasca sarjana di Universitas tersebut. Gelar Master of Arts dalam bidang Ethnomusicologi diraihnya pada tahun 2009, dan Doctor of Philosophy dalam bidang Ethnomusikologi dari UBC pada tahun 2013.

Kebyar_AndrewAndrew McGraw adalah Associate Professor musik di University of Richmond. Menyelesaikan gelar Ph.D. di etnomusikologi di Wesleyan University (2005), menerbitkan banyak buku tentang musik tradisional dan eksperimental di Asia Tenggara. Sebagai mahasiswa dan pemain dari musik Indonesia yang telah mempelajari dan bekerja sama dengan memimpin Bali dan penyanyi Jawa selama beberapa tahun penelitian di Indonesia. Pertunjukan dan kolaborasi telah muncul di Tzadik, Sargasso dan Porter label rekaman. Dia adalah penulis Tradisi Radikal: Re-membayangkan Budaya Musik Kontemporer Bali (2013, Oxford University Press). Dia saat ini co-editing (dengan Sumarsam) monografi berjudul Pertunjukan Indonesia, yang akan dirilis oleh Smithsonian Institution. Proyeknya saat ini melibatkan visualisasi 3D dan pencetakan temporalitas musik dan program etnografi di Penjara Richmond City.

Kebyar_ZachZachary Hejny adalah seorang musisi dan komposer dari California, Amerika Serikat. Tumbuh di pinggiran kota kecil, ia menjadi tertarik pada logam dan kebisingan musik, yang ia digali dan dikembangkan di garasi teman-teman dan sekolahnya sebagai sumber hiburan dan pembebasan dari lingkungan sosial yang ketat dan konservatif. Pada tahun 2006 ia pindah ke San Francisco untuk mengikuti kursus di departemen musik di University of California, Berkeley di mana ia berfokus pada komposisi musik eksperimental. Melalui kontak dengan kelompok Gamelan Sekar Jaya dan Gamelan Sari Raras, ia mulai tertarik musik tradisional Indonesia dan mendalaminya dalam studi di Universitas. Tahun 2012 ia pindah ke Bali, memperoleh Beasiswa Darmasiswa untuk program pasca sarjana bidang musik di ISI di Denpasar. Ia terus melakukan eksplorasi dan eksperimen, coba menarpkan konsep-konsep ciptaan para seniman tradisi dan kontemporer Bali.

Kebyar_Prof RaiProf. Dr. I Wayan Rai, S. MA, lahir di Ubud 26 Mei 1955. Ia menamatkan pendidikan MA di bidang Ethnomusicology dari San Diego State University USA dan Doktor di bidang Ethnomusicology dari University of Maryland Baltimore County. Selama berada di Amerika pernah mengajar kesenian Bali diantaranya di San Diego State University, California Institute of Arts, UCLA, UC Santa Cruz, Swartmore College, Cabrini College, UMBC, Peabody Conservatory Project, Konsulate General RI di Los Angeles, KBRI Washington DC. Selain itu juga melatih di beberapa sekaa gamelan seperti Sekar Jaya San Francisco, Genta Semara Baltimore, Gamelan Son of Lion (New York), Woodstock Gamelan (New York), dan Jagat Anyar (New York). Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua STSI, Rektor ISI Denpasar, dan sekarang menjadi Staff Ahli di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada bidang urusan luar negeri dan baru saja dilantik menjadi Rektor ISBI Papua.

Berikut adalah rangkaian kegiatan Festival A Tribute to Gong Kebyar di Ubud dan Bentara Budaya Bali :

1. Bazar Seni & Opening Ceremony, 7 November 2014, Catus Pata Desa Pekraman Ubud (17.00 WITA s/d 00.00 WITA)

a. Space 1 :

17.00-18.00 Musik Jazz Koko Group
18.00-18.30 Gong Suling Gita Semara
18.30-19.00 Eva Susanti dkk
19.00-19.30 Balot dkk
19.30-20.00 Tindak Alit
20.00-20.30 Sekha Gong Darma Putra Tulikup
20.30-21.00 Istirahat
21.00-21.30 Opening Ceremony oleh Bapak Bupati Gianyar
21.30-selesai Pementasan oleh Sekha Gong Tripitaka Buleleng

b. Space 2 :
17.30-18.00 Sekha Gong Bhineka Tunggal Ika Taman
18.00-18.30 Ary Cintya dkk
18.30-19.00 Sekha Gong Genta Putra Sesana Ubud Kelod
19.00-19.30 Raharja dkk
19.30-20.00 Sekha Gong Remaja Desa Pekraman Padang Tegal
20.00-20.30 Drum Circle & Dedik Rachman

c. Space 3 :
17.00-18.00 Cok Sawitri & Cedil
18.00-18.30 Lombok Group
18.30-19.00 Ji Tae Chung
19.00-19.30 Gede Krisna dkk
19.30-20.00 Karawitan 2011 ISI Denpasar
20.00-20.30 Sekha Gong Sandya Gurnita Ubud Kaja

2. Pentas Seniman Tua, 8 November 2014, Ancak Saji Puri Saren Agung Ubud (19.30 WITA s/d Selesai)

1. Eksplanasi & Work Shop oleh Dr. I Wayan Sudirana (30 menit)
2. Tari Palawakya oleh Ibu Desak Suarti Laksmi (15 menit )
3. Tabuh Abdi Budaya Perean dengan master I Made Metra (15)
4. Tari Kebyar Duduk gaya Peliatan oleh A.A. Bagus Erawan (15 menit)
5. Tabuh Kebyar Perak didampingi oleh master I Dewa Nyoman Sura (10 menit)
6. Tabuh Kebyar Ding oleh I Ketut Sukarata (11 menit)
7. Tari Kebyar Legong oleh I Wayan Kranca (30 menit)
8. Penyerahan Penghargaan & santunan kepada seniman oleh ketua LPM Ubud

3. Diskusi Seni 9 November 2014, Bentara Budaya Bali, Ketewel, Sukawati, Gianyar (16.00 WITA s/d 21.00 WITA)
Keynote Speaker : Prof. Dr. I Wayan Rai, S., M.A., dari Staff Ahli Kementtrian – Hubungan Luar Negeri, Dikti RI

I. Sesi Pertama:  “Gong Kebyar dulu dan sekarang”

Pembicara :
– I Kadek Suartaya, S.SKar., M.Si., pemerhati seni dari ISI Denpasar
– I Wayan Sudirana, Ph.D., composer, ethnomusicologist, dan seniman Ubud
– Andrew McGraw, Ph.D., composer dan peneliti dari Amerika Serikat

II. Sesi Kedua : “Inspirasi dan Spirit Kebyar”

Pembicara :
– Prof. Rahayu Supanggah, composer dari Solo
– I Wayan Gde Yudane, composer dari Denpasar
– Zachary Hejny, seniman dan peneliti dari Amerika Serikat

4. Pentas Karya Baru, 10 November 2014, Puri Saraswati, Ubud (20.00 WITA s/d Selesai)

a. “KASUS 3”
Composer : I Wayan Sudirana
Penabuh : Gamelan Cenik Wayah, Ubud

b. “Laung Shri”
Koreografer : Kinanti Sekar Rahina
Penari : – Kinanti Sekar Rahina
– Fetri Ana
– Marshalina

c. “Gongseng”
Koreografer : Anak Agung Gede Agung Rahma Putra
Penari : – I Gusti Ayu Sukmayanti
– Ni Made Monik Intan Tirani
– Rai Yogi Iswara
– Kadek Karunia Artha
– I Putu Krispo Eka Saputra

d. “Water”
Composer : I Wayan Gde Yudane
Penabuh : Gamelan Werdhi Cwaram, Denpasar

e. “Misra”
Koreografer : Ida Ayu Wayan Arya Satyani
Penari : – Ida Made Adnya Gentorang
– Ida Ayu Wayan Prihandari
– Ida Ayu Nyoman Diana Pani
– Ida Ayu Made Barali Pundara Warsiniu
– Ida Ayu Wayan Arya Satyani

f. Tanah Sedang Bicara
Composer : Dewa Ketut Alit
Penabuh : Gamelan Salukat, Pengosekan, Ubud

*susunan & urutan acara bersifat tentative

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s