Artist Talk KAMERA MANUAL HINGGA DIGITAL, PROSES CIPTA TJANDRA KIRANA

Artist Talk
KAMERA MANUAL HINGGA DIGITAL, PROSES CIPTA TJANDRA KIRANA
Rabu, 2 Juli 2014, pukul 16.00 – 19.00 Wita

Sepanjang karirnya sebagai seniman fotografi, Tjandra Kirana (70 tahun) yang sedini usia 15 tahun sudah menekuni bidang seni ini, telah menghasilkan banyak karya, di antaranya meraih berbagai penghargaan internasional, semisal Shanghai International Lung Jing Shan Photography Art Award; Gold Trophy (2009), Silver medal in the category Black and White Photography at the International Salon ogf Photography in Singapore (1982), dan sebagainya. Karya-karyanya menggambarkan pula perjalanannya yang lintas kota, pulau dan negara, di mana ia tak pernah lepas dari kamera, guna mengekspresikan pandangan hidupnya melalui sederatan moment-moment tertentu yang sejatinya tak berulang lagi. Segala teknik memotret dan penguasaan akan penataan cahaya hingga berlama-lama di kamar gelap, bukanlah melulu satu ragam processing yang hendak dipahami dan dikuasai, akan tetapi ia berbanding lurus juga dengan transformasi kepribadiannya dalam memandang kehidupan. Tapi sungguhkah karya-karyanya ini bukan sesuatu yang semata faktual ? Benarkah di dalamnya merefleksikan pengharapan serta keyakinannya akan hal-hal baik dan nilai-nilai hakiki kehidupan ?

Kehadiran karya-karya, berikut capaian dan proses berkesenian Tjandra Kirana selama lima dasawarsa akan ditelisik dan dibahas oleh dua fotografer mumpuni yang sama-sama bergiat di Perhimpunan Fotografer Bali (PFB), Anom Manik Agung S.Sn. dan dr. Ida Bagus Andi Sucirta.

Anom Manik Agung_foto dok gawpc.garuda-indonesiaAnom Manik Agung S.Sn., fotografer kelahiran 1972, lulusan Sarjana Seni Rupa dan Desain Universitas Udayana. Menekuni fotografi berawal dari hobi sejak di bangku kuliah hingga memutuskan menjadi fotografer profesional dari tahun 1997 sampai sekarang. Sebagai fotografer, Anom telah memenangkan puluhan penghargaan nasional dan internasional, antara lain Federation Internationale de lart Photographique (FIAP) Silver Medal 2009, Epson Color Imaging Contest 2010, Sony World Photography Award 2012 dll.. Kerap juga diundang sebagai pembicara dan juri lomba foto.

-ib-andi-sucirtadr. Ida Bagus Putu Andi Sucirta lahir tahun 1976 merupakan fotografer peraih berbagai penghargaan nasional dan internasional, antara lain Best Asian Photografer of The Year 2006 oleh Federation of Asian Photografic Art di Taiwan, Documentary Awards Winners, Human Photography Awards 2009 & 2011 oleh UNESCO di China, Adam Malik Awards, Best Overall Garuda Indonesia Photo Competition 2011 dan lain-lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s