Pustaka Bentara PEREMPUAN DALAM DUNIA KAKAWIN KARYA HELEN CREESE

Minggu, 13 Oktober 2013, pukul 18.30 WITA – selesai

HelenPustaka Bentara kali ini akan memperbincangkan buku terkini terbitan Pustaka Larasan, ‘Perempuan Dalam Dunia Kakawin’ (2012). Buku karya Helen Creese setebal 316 halaman ini disunting oleh I Nyoman Darma Putra.

Selama lebih dari satu melinium, para pujangga istana Jawa dan Bali menulis puisi-puisi epik kakawin di mana mereka menciptakan kembali dunia kakawin, yakni lingkungan istana di mana mereka dan para pelindungnya tinggal bersama. Namun demikian, segala usaha panjang mentradisi ini, relatif tetap tak mendapat perhatian. Sekalipun kajian akademik terhadap naskah-naskah cerita daerah merupakan cerminan sebagian besar kegiatan kesarjanaan humaniora pada masa kolonial, sejak Perang Dunia II, tradisi ini termasuk kakawin jarang sekali diintegrasikankan ke dalam fokus kajian yang lebih luas mengenai budaya dan sejarah kepulauan Indonesia. Masih diproduksi pada abad ke-21 di Bali, kakawin tetap menjadi daya tarik dan relevan dengan identitas budaya dan agama orang Bali. Kakawin juga menjadi daya tarik kuat bagi para sarjana kontemporer.

Pondasi dari buku ini—dasar empiris pekerjaan pendahuluan dari teks itu sendiri—sudah diletakkan bertahun-tahun lalu. Dalam kajian seminal tentang sastra Jawa Kuna, Kalangwan: A Survey of Old Javanese Literature, diterbitkan tahun 1974, sarjana Jawa Kuna yang sangat terkenal, P.J. Zoetmulder, mendasarkan dirinya pada puisi kakawin sebagai sumber utama bagi karyanya, mencatat bahwa kakawin memberikan khasanah materi menarik yang berlimpah bagi sejarah budaya Jawa kuna. Sebagai tanggapan atas saran bahwa deskripsi panjang lebar tentang pernikahan kerajaan mewakili satu bidang minat yang potensial sekali, Helen Creese mencurahkan satu bab dari tesis doktoralnya pada topik ini, hingga kemudian terbit menjadi satu buku tersendiri.

Prof. Helen Creese adalah Guru besar di School of Languages and Comparative Cultural Studies, University of Queensland, Australia. Minat penelitiannya meliputi sastra Jawa Kuna, sastra Bali, sastra Indonesia, sejarah Bali dan gender. Helen sudah menulis banyak artikel tentang Bali di berbagai jurnal internasional. Bukunya yang utama adalah Parthayana—The Journeying of Partha: An Eighteenth Century Balinese Kakawin (Leiden: KITLV Press, 1998) dan Women of the Kakawin World, Marriage and Sexuality in the Indic Courts of Java and Bali (Armonk/New York: M.E. Sharpe, 2004). Bersama Darma Putra dan Henk Schulte Nordholt, Helen menyunting buku Seabad Puputan Badung: Perspektif Belanda dan Bali (Denpasar: Pustaka Larasan/KITLV/ Fakultas Sastra, Udayana, 2009), bersama Andrea Acri dan Arlo Griffiths, Helen menyunting buku  From Langka Eastwards: The Ramayana in the Literature and Visual Arts of Indonesia  (Leiden: KITLV Press, 2011).

I Nyoman Darma Putra adalah Guru besar sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Udayana. Dia menyelesaikan pendidikan doktor di School of Languages and Comparative Cultural Studies, The University of Queensland, Australia, 2003. Bukunya yang baru terbit adalah A literary mirror, Balinese reflections on modernity and identity in the twentieth century (Leiden, KITLV Press, 2011). Karyanya yang lain adalah Wanita Bali Tempo Doeloe Perspektif Masa Kini (2007), Bali dalam Kuasa Politik (2008), dan Tonggak Baru Sastra Bali Modern (2010). Bersama Michael Hitchcock, dia menulis buku Tourism, Development and Terrorism in Bali (UK, Ashgate, 2007), bersama I Gde Pitana menulis buku Pariwisata Pro-Rakyat; Meretas Jalan Mengentaskan Kemiskinan di Indonesia (2010) dan Bali Dalam Pembentukan Karakter Bangsa (2011). Tulisannya “Getting organized; Culture and nationalism in Bali, 1959-1965” terbit dalam Jennifer Lindsay dan Maya H.T. Liem (eds) Heirs to world culture; Being Indonesian 1950-1965, pp.315-42 (KITLV Press: 2012) dan versi bahasa Indonesia berjudul Ahli Waris Budaya Dunia : Menjadi Indonesia 1950-1965 (Denpasar: Pustaka Larasan dan KITLV Jakarta, 2011).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s