Pustaka Bentara KALIMAH MUDA WIJAYA

Minggu, 9 Juni 2013, Pukul 18.30 Wita – selesai

 

Pustaka Bentara_Muda WijayaPuisi-puisi yang terangkum dalam buku ‘Kalimah’ ini adalah karya penyair Muda Wijaya, pernah dimuat di sejumlah media massa lokal dan nasional, di antaranya Media Indonesia, Bali Post, Warta Bali, Suara Merdeka, Majalah Budaya Jejak (Banyuwangi), GM-Independen, Kendari Post, Jurnal Sundih. Selain membincangkan seputar antologi Puisi yang diluncurkan pertama kali secara online berupa e-book ini, akan diulas pula secara lebih mendalam perihal proses kreatif dan olah cipta puisi Muda Wijaya oleh pengamat sastra Helmi Y Haska.

 

Puisi-puisi Muda Wijaya terangkum pula dalam sejumlah buku antologi bersama, seperti Tuhan Langit Begitu Kosong (2005), Maha Duka Aceh (2005), Roh Penyair Jawa Barat-Bali (2005), Jogja 5,9 Skala Richter (2006), Herbarium (2007), Merayakan Cinta dan Kebersamaan (2007), Keranda Emas, Couleur Femme, Jalan ke Utara (2010), antologi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010,  Akulah Musi, Dendang Denpasar Nyiur Sanur (2012). Satu puisi berjudul  Tak Ada Kata Pada Gelombang  masuk dalam pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMK tingkat unggul (kelas XII)  2006, jilid 3. Dan beberapa lainnya.

 

Muda Wijaya lahir di Dusun Kecicang, Karangasem, Bali. Menyelesaikan pendidikan pada tahun 1993 di STM PGRI Denpasar. Pernah aktif di Teater GOT Denpasar, Komunitas Kembanglalang dan Jurnal Kebudayaan Sundih. Terlibat dalam sejumlah pementasan teater, baik di Bali maupun luar Bali, sebagi aktor  atau sutradara. Memenangkan sejumlah lomba penulisan puisi, di antaranya “Sepuluh Terbaik” lomba penulisan puisi se-Bali Teater Orok Universitas Udayana (2002), Juara III lomba cipta puisi se-Bali Balai Bahasa Denpasar (2005). Pada tahun 2006 menjadi peserta Temu Sastra Nusantara Mitra Praja Utama (MPU) II di Sanur, Bali dan Peserta Temu Forum Penyair Muda di Taman Budaya Yogyakarta, juga Temu Penyair Muda Jawa Barat –Bali (2005). Selain menulis, kini menjadi pelatih teater di Al Banna High School dan Teater LIMAS SMA Negeri 5 Denpasar.

 

Helmi Y. Haska, lahir di Bandung, 4 Juli 1967. Karya-karyanya dimuat berbagai media cetak nasional. Puisinya termuat di Bali The After Morning (Vern Cork-Ed, NSW Australia, 2001) dan esainya dalam Post Modern dan Masa Depan Peradaban (Suyoto et.al.[Ed], Yogyakarta, 1994). Bukunya Bob Marley: Rasta, Reggae, Revolusi (Jakarta, Kepak Books, 2005). Berpameran seni rupa, antara lain, pameran tunggal “The Faces” di Deutche Internationale Schule (2002), dan eksibisi kolektif di Bali dan Jakarta. Sekarang tinggal di Bali, pemimpin redaksi situs seni dan budaya JournalBali.com.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s