Akademika WORKSHOP INTERNASIONAL SCIENCE ART INITIATIVE (SAI)

Minggu, 5 Mei 2013 Pukul 18.30 Wita – selesai

Akademika Bentara_decayMeskipun sejatinya sama-sama berupaya melahirkan aneka bentuk penciptaan atau kreasi, science dan seni kerap kali dipandang sebagai dua bidang yang berseberangan, serta bahkan sulit dipertemukan ataupun dikolaborasikan dalam satu upaya olah cipta. Science dengan disiplin ilmunya yang sistematis, rasional, dan terukur dinilai bersimpang jalan dengan kreasi seni yang dalam beberapa sisi cenderung mengedepankan spontanitas, improvisasi dan serba ketakterdugaan.

Akan tetapi, dewasa ini telah berkembang Science Art Initiative (SAI), suatu ragam penciptaan yang memadukan scientific dan kesenian. Kolaborasi dari keduanya memungkinkan adanya perluasan ruang kreativitas, di mana giliran berikutnya Art-Science ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya berbagai penemuan baru antar-bidang ilmu.

Bentara Budaya Bali bekerjasama dengan Udayana Science Club, Universitas Udayana menggelar sebuah Workshop Kolaborasi Science-Art. Sebagai pembicara adalah Gary Cass, peneliti biologi di UWA (University of West Australia) yang telah menyelenggarakan pameran kolaborasi Art dan Science di Perth, Australia dan di manca negara, tentang penggunaan fermentasi wine sebagai bahan tekstil-fashion.

Pada workshop kali ini, Gary Cass akan mendemonstrasikan penggunaan fermentasi nata de coco dengan Acetobacter xylinum, menghasilkan bahan tekstil selulosa—mirip kapas yang disebut Microbial Non-Woven (MNW) yang mudah terurai dan ramah lingkungan. Dalam proses pembuatannya, MNW menggunakan lebih sedikit air dan tidak memakai zat kimia berbahaya. MNW menawarkan pandangan masa depan akan cara produksi berikut penggunaan pakaian tekstil, serta karenanya inovasi ini dapat dipandang sebagai salah satu upaya kita dalam menimbang ulang kembali produksi bahan tekstil non kain.

Gary Cass lahir di Skotlandia pada tahun 1966, saat ini menjadi pengajar di University of Western Australia (UWA). Cass merupakan pendiri Bioalloy, sebuah lembaga penelitian yang sedang mengkolaborasikan antara science dan art. Bersama S. Chandrasekaran dan seniman kontemporer Donna Franklin, Cass menyelenggarakan pameran atas karya-karyanya di tingkat nasional dan internasional seperti Fringe Event at the Venice Biennale and Documenta; The Biennale of Electronic Arts Perth (2007); Signature Art Prize 2008 in Singapore; dan Art Stays 8 Slovenia (2010).

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s