Sandyakala Sastra #9 ‘Maria Maltidisbanda, Kesaksian Dari Dili’

Selasa, 15 Maret 2011, Pukul 18.00 WITA

 

Lepasnya Timor Timur dari pangkuan RI dan kini menjadi Republik Demokratik Timor Leste, telah meninggalkan sekian peristiwa dan cerita. Laporan-laporan jurnalistik dengan aneka sudut pandang telah melengkapi khazanah pemahaman kita akan kejadian itu. Namun, hanya sedikit sastrawan yang tergugah menuliskan kemelut tersebut. Salah satu yang langka ini adalah Maria Maltidisbanda, pengarang produktif asal NTT.

 

Melalui novelnya, Surat-surat dari Dili, Maria Maltidisbanda, Dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana yang juga pengajar di Universitas Nusa Cendana Kupang, tidak hanya terampil mengungkapkan gambaran peristiwa secara jeli, melainkan menelisik lebih jauh tentang kehidupan kaum pengungsi di simpang pilihan; antara ikatan batin persaudaraan atau cinta tanah air sesuai keyakinan.

 

Dalam Sandyakala Sastra #9 kali ini, Maria tidak sekadar membagikan proses kreatifnya, namun juga mengajak kita memperbincangkan pilihan sikap seorang sastrawan dalam kemelut sejarah. Terangkai pertanyaan, bagaimanakah sesungguhnya tema-tema utama dalam susastra Indonesia selama ini? Apakah masih relevan mendikotomikan tujuan antara seni untuk seni atau seni untuk keterlibatan sosial? Bagaimana kecenderungan novel-novel Indonesia kini dan mendatang?

 

Maria Maltidisbanda tengah menyelesaikan program Doktornya. Tiga novelnya diterbitkan Grasindo, Bougenville di Tengah Karang, Pada Taman Bahagia, dan Liontin Sakura Patah. Ia juga menulis puisi dan cerpen, kerap memperoleh juara dalam lomba penulisan nasional. Secara khusus membuat sajak Surat untuk Mgr. Carlos Filipe Ximens Belo, peraih Nobel Perdamaian 1996 (surat pertama hingga duapuluh).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s