Musim Semi Penyair / Printemps Des Poètes 2011 ‘Lanskap Tanpa Batas’

Peluncuran dan Diskusi Antologi Warna Perempuan

Pagelaran Musik Puisi karya Georges Brassens dan Andrée Chedid

Sabtu, 26 Maret 2011, Pukul 18.00 WITA

 

Musim Semi Penyair (Printemps des Poètes) kelima akan digelar Lembaga Kebudayaan Indonesia-Perancis Alliance Française (AF) Denpasar bekerjasama dengan Bentara Budaya Bali serta Sekolah Internasional Perancis di Bali. Acara yang merupakan tradisi tahunan itu digelar sepanjang bulan Maret di berbagai belahan dunia oleh Pemerintah dan masyarakat Perancis, tahun 2011 ini mengambil tema ‘LanskapTanpa Batas’.

 

Acara ditandai peluncuran dan diskusi buku ‘Warna Perempuan’, kumpulan puisi dwibahasa Indonesia-Perancis terbitan AF dan Forum Jakarta Paris, memuat karya sepuluh penyair muda Bali, 6 perempuan dan 4 laki-laki, yakni Wayan Sunarta, Muda Wijaya, Moch Satrio Welang, Kadek Surya Kencana, Vivi Lestari, Pranita Dewi, Ni Made Purnamasari, Ni Ketut Sudiani, Ni Putu Rastiti dan Ni Made Frischa Aswarini. Selain  pembacaan puisi, ditampilkan pula musikalisasi puisi dari siswa-siswi Sekolah Internasional Perancis di bawah arahan Nakassi Jeanjean, membawakan empat komposisi lagu puisi, tiga di antaranya karya Georges Brassens. Musikalisasi puisi ini didedikasikan guna mengenang Georges Brassens selaku musisi, penyair dan penulis yang menggaungkan gerakan kebebasan pasca Perang Dunia Dunia II.

 

Adapun satu lagu lainnya dipersembahkan untuk Andrée Chedid, penyair, novelis, dramawati dan pencipta lagu yang baru saja meninggal di Kairo, 6 Februari 2011 lalu. Ia menerima penghargaan bergengsi Perancis Goncourt 2003. Sedangkan tahun 2010, guna menghormati peran dan prestasinya, Panitia Printemps des Poètes menetapkan tema utama, ‘Warna Perempuan’, merujuk salah satu karya Andrée Chedid.

 

Pameran Fotografi

Kamis-Minggu, 24-27 Maret 2011

 

Bekerjasama dengan Komunitas Foto Semut Ireng, AF menggelar juga pameran foto terkait tema utama ‘Lanskap Tanpa Batas’. Yang dihadirkan tidak semata deretan pemandangan yang molek, melainkan juga menangkap sisi dalam dari alam yang tersembunyi di sebalik keelokannya itu. Lebih jauh lagi, yang dieksplorasi tidak melulu sebatas pemandangan alam, namun juga lanskap urban serta obyek-obyek yang bersinggungan dengan topik tersebut. Pameran kali ini menyajikan karya-karya: Syafi’udin (Vifick Bolang), Dwiky Kurniawan, Irham Rahadian, I Wayan Semara Putra, Anggara Mahendra, Adhitya Angga, Yanda Dwi S, Novi Tri ‘Gogon’, Radian Joezar ‘Jangkung’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s